Pemkab Bandung Luncurkan Bazar Ramadhan 1447 H dan Operasi Pasar Murah Bersubsidi

Desi Rossilawati
Kamis, 5 Maret 2026 | 09:57 WIB
Bagikan
Pemkab Bandung Luncurkan Bazar Ramadhan 1447 H dan Operasi Pasar Murah Bersubsidi

VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian melaksanakan launching Bazar Ramadhan 1447 Hijriah dan Operasi Pasar Murah Bersubsidi tahun 2026.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bandung yang dilaksanakan di Lapangan Plaza Upakarti Soreang Kabupaten Bandung, Kamis (5/3/2026) hingga Minggu (8/3/2026).

Sebanyak 130 pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) Kabupaten Bandung dihadirkan dalam kegiatan Bazar Ramadhan dan Operasi Pasar Murah Bersubsidi tersebut.

Bazar Ramadhan 1447 Hijriah ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat Kabupaten Bandung, yang hendak berbelanja untuk kebutuhan bulan suci Ramadhan maupun persiapan jelang Lebaran Idulfitri 1447 Hijriah.

Bupati Bandung Dadang Supriatna didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Bandung Emma Dety Permanawati, dan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Bandung Erwin Rinaldi, Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung Dicky Anugrah hadir langsung pada pelaksanaan Bazar Ramadhan 1447 Hijriah dan Operasi Pasar Murah Bersubsidi tahun 2026 tersebut.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengatakan salah satu arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Bandung adalah membangkitkan daya saing masyarakat melalui dukungan nyata terhadap pelaku usaha mikro dan kecil serta penyedia jasa.

"Upaya ini diarahkan untuk meningkatkan daya saing industri kecil, menengah hingga industri besar," kata Dadang Supriatna saat melaksanakan launching Bazar Ramadhan 1447 Hijriah dan Operasi Pasar Murah Bersubsidi tersebut.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna mengatakan bahwa kebijakan ini selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Bandung, yakni terwujudnya Kabupaten Bandung lebih BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera), maju dan berkelanjutan menuju Indonesia Emas yang menempatkan pertumbuhan ekonomi sebagai instrumen untuk menciptakan kesejahteraan yang merata.

Kang DS mengutarakan bahwa Kabupaten Bandung memiliki potensi sumber daya alam dan manusia yang signifikan. "Namun tantangan kita hari ini adalah tentang bagaimana potensi tersebut dikelola secara produktif, adaptif, dan kolaboratif, sehingga mampu meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat," harapnya.

Kata Bupati Bedas, momentum bulan suci Ramadhan ini memiliki dimensi spiritual sekaligus sosial ekonomi. Di satu sisi, Ramadhan mengajarkan nilai solidaritas dan kependidikan, di sisi lain periode ini identik dengan meningkatnya aktivitas konsumsi masyarakat yang berdampak pada dinamika harga dan daya beli.

Oleh karena itu, lanjut Kang DS, pemerintah daerah melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian menyelenggarakan Bazar Ramadhan sebagai instrumen Pemberdayaan UMKM sekaligus penguatan akses pasar.

"Bazar Ramadhan ini diikuti oleh berbagai pelaku UMKM dari sektor kuliner, fesyen, serta kebutuhan bahan pokok, dengan dukungan dari Perum Bulog Cabang Bandung dan ritel modern, guna memastikan ketersediaan komoditas strategis," ujarnya.

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat kurang mampu, Kang DS mengatakan Pemerintah Kabupaten Bandung juga melaksanakan operasi pasar murah bersubsidi, berupa paket sembako yang terdiri atas beras premium, gula pasir, minyak goreng, dan tepung terigu.

"Paket sembako senilai Rp164 ribu tersebut bisa ditebus oleh masyarakat dengan harga Rp83 ribu," katanya.

Ia berharap dengan adanya pelaksanaan operasi pasar murah bersubsidi ini dapat membantu menjaga daya beli masyarakat serta menekan dampak inflasi kebutuhan pokok.

"Kedepan, saya berharap kegiatan bazar seperti ini dapat menjaga agenda terpadu lintas perangkat daerah dan membawa nama besar Kabupaten Bandung, dengan pengelolaan yang terintegrasi, profesional, dan berkelanjutan," harapnya.

Bupati Kang DS menegaskan kegiatan ini memiliki tujuan untuk mempromosikan berbagai produk unggulan Kabupaten Bandung, memperluas peluang pasar, serta meningkatkan transaksi penjualan produk IKM (Industri Kecil Menengah) dan UKM (Usaha Kecil Menengah), sehingga berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi pelaku usaha.

Melalui kegiatan ini pula Kang DS berharap mampu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat, baik bagi pegawai di lingkungan Pemkab Bandung maupun masyarakat sekitar.

"Saya mengajak seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, meningkatkan kualitas produk dan pelayanan, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintan dan masyarakat," ajaknya.

Dengan demikian, katanya, pembangunan yang dilakukan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat. @kos

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.