Pemkab Bandung dan Pedagang Pasar Banjaran Sepakat Revitalisasi Mulai 1 Agustus 2023

ED
Sabtu, 22 Juli 2023 | 17:29 WIB
Bagikan
Pemkab Bandung dan Pedagang Pasar Banjaran Sepakat Revitalisasi Mulai 1 Agustus 2023

VISI.NEWS | BANJARAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung tindaklanjuti kesepakatan damai terkait revitalisasi Pasar Banjaran di Aula Kantor Kecamatan Banjaran, Sabtu (22/07/2023).

Hadir langsung Bupati Bandung HM Dadang Supriatna, Wakapolresta Bandung AKBP Imron Hermawan, Perwakilan Kodim 0624, Kadisdagin Dicky Anugrah, Kasatpol PP Ajat Sudrajat, Dirut PT Bangun Niaga Perkasa H Engkus Kusnadi, Ketua Kewarppa H. Eman, dan semua pedagang yang sebelumnya menolak revitalisasi.

Bupati Bandung mengatakan bahwa hari ini ia kembali menemui para pedagang setelah beberapa waktu lalu melakukan musyawarah mufakat dengan Kelompok Warga Pedagang Pasar (Kewarppa) di Soreang.

"Saya hari ini kembali melakukan silaturahmi dengan semua para pedagang untuk membahas tindak lanjut kesepakatan pertemuan pada hari Rabu minggu lalu. Alhamdulillah, tadi sudah disampaikan secara terang benderang dan disaksikan semua pihak. Pertama soal layout, penempatan pasar sementara sehingga terjadilah akta perdamaian," ujar bupati.

Dikatakan Kang DS sapaan akrab Bupati Bandung, terkait semua pedagang existing diberikan diskon 16 persen. " Termasuk layout disesuaikan dengan existing pasar sementara maupun kedepannya, kemudian pengelolaanya masing-masing pihak apakah nantinya diserahkan kepada Paguyuban Kewarppa yang sudah berjalan atau nanti di sesuaikan kembali dari hasil musyawarah," katanya.

"Sehingga pada ke depan diharapkan ada proses chek and balance dari tahap pembangunan dan pengelolaannya," imbuhnya.

Tak lupa, dia mengucapkan terima kasih kepada semua pedagang Pasar Banjaran yang hadir duduk bersama-sama untuk sepakat terhadap revitalisasi tersebut.

"Mudah-mudahan dengan adanya kesepakatan dari semua pihak, pada tanggal 1 Agustus 2023, pemindahan pembongkaran secara mandiri sudah bisa dimulai," jelasnya.

Bupati Dadang lebih lanjut mengatakan diskon yang telah disesuaikan ini melalui proses yang cukup alot, baik dari pedagang, pengembang dan pihak Pemkab. Bandung sendiri.

"Jadi tidak ujug-ujug sepihak menyimpulkan 16 persen. Ini melalui komunikasi yang cukup intens dari ketiganya. Awalnya memang ada kompensasi dan ada diskon, tetapi supaya tidak pusing perhitungan pedagang, sehingga langsung saja inklud semuanya di diskon yang sama," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, H. Engkus merasa bersyukur, karena dengan musyawarah kali ini dari semua unsur pedagang dan pihak yang terlibat, akhirnya bisa disepakati dan disetujui.

"Saya ucapkan terimakasih kepada para pedagang yang tergabung Kewarpa dan pak bupati, bahwa adanya mediasi untuk perdamaian yang amat berharga, dan ke depan apa pun kebijakan-kebijakan dari kami, tentu akan selalu berkomunikasi dengan para pedagang," pungkasnya. @gvr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.