Pemkab Bandung Bersama Berbagai Unsur dan Lembaga Gelar Rapat Evaluasi Penanganan Bencana Gempa Bumi
Terkait permasalah kekurangan obat, kata dia, untuk hari ini bisa teratasi, karena Dinas Kesehatan mendapat bantuan obat-obatan dari Pemerintahan Provinsi Jabar.
"Terdapat kesulitan dalam melaksanakan pendataan pengungsi, pada saat siang hari pengungsi terlihat hanya sedikit, dan ketika malam hari tenda pengungsian terlihat penuh," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung A Tisna Umaran mengatakan tugas Dinas Sosial adalah penyediaan makanan untuk para korban terdampak bencana gempa bumi melalui pendirian dapur umum.
"Untuk kegiatan pemenuhan makanan hari ini Dinas Sosial telah menyiapkan makanan sebanyak 4.050 bungkus, di bantu oleh Bekangdam III Siliwangi, dan dari Satuan Brimob," katanya.
Tisna mengatakan, pada hari pertama kejadian terdapat permasalahan dalam melaksanakan pendistribusian makanan, dan untuk hari ini masalah tersebut dapat diselesaikan dengan adanya bantuan.
"Dalam pelaksanaan pendistribusian makanan, tempat pengungsian yang terdekat dengan dapur umum menjadi prioritas, dan yang terjauh di distribusikan sesuai dengan kesepakatan dengan koordinator," katanya.
Ia mengatakan, apabila ada masyarakat yang belum terlayani dalam hal makanan dapat langsung menghubungi posko.
Sementara itu dari perwakilan Kodim 0624/Kabupaten Bandung menyebutkan, terdapat permasalahan di lapangan berupa adanya keluhan masyarakat yang ingin meruntuhkan rumah yang dianggap mengancam masyarakat. Sedangkan rumah yang rusak tidak boleh dilakukan perubahan sebelum adanya pendataan oleh Tim Teknis.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!