Pemkab Bandung Bersama Berbagai Unsur dan Lembaga Gelar Rapat Evaluasi Penanganan Bencana Gempa Bumi
Arahan lainnya, Cakra menyebutkan, harus adanya penertiban tenda para petugas atau relawan dengan menggunakan tanda yang jelas.
"Segera lakuakn pemeriksaan kelengkapan di tenda kesehatan untuk mengoptimalkan pelayanan. Pada saat melaksanakan tugas harus mengutamakan keselamatan," tuturnya.
Dikatakannya, untuk pelayanan kesehatan agar tetap melaksanakan pelayanan dengan optimal. Dalam pendistribusian logistik harus ada korelasi dengan jumlah masyarakat terdampak.
"Setiap hari harus ada data jumlah logistik yang didistribusikan untuk korban terdampak yang tidak mengungsi di tenda pengungsian dan harus berdasarkan nama dan alamat," ujarnya.
Di tempat sama, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten Bandung Ruli Hadiana mengatakan, peran desa sangat berpengaruh terhadap penanganan bencana, karena yang mengetahui karakteristik suatu daerah adalah perangkat desa.
"Data-data yang ada di masyarakat yang mengetahui adalah perangkat desa. Jika perangkat desa tidak muncul dan menjalin komunikasi, maka penanganan bencana ini tidak akan tepat sasaran," katanya.
Dari pihak Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung, mengungkapkan berkaitan dengan assessment dampak bencana alam gempa bumi.
Untuk assessment dampak bencana gempa bumi, Sekretaris Dinas Perkimtan Kabupaten Bandung mengatakan, telah mengirimkan 20 tim untuk melaksanakan pendataan terhadap rumah rusak yang diakibatkan bencana gempa bumi di Kertasari.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!