Pemilik "Lemosin" dan "Simental" Bangga Sapinya Jadi Hewan Kurban Presiden
VISI.NEWS | SOLO - Pemberian hewan kurban dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) kepada 2 masjid, masing-masing Masjid Agung Keraton Surakarta dan Masjid Al Wustho Pura Mangkunegaran, bukan hanya membuat sukacita di kalangan jamaah kedua masjid tetapi juga memberikan kebanggaan terhadap peternaknya.
Harun, peternak sapi bongsor asal Desa Kedungdowo, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali, yang seekor sapinya jenis Lemosin seberat 1.010 kilogram diberikan ke Masjid Agung Keraton Surakarta. Dia menyatakan kepada wartawan, Sabtu (9/7/2022), ternak yang mencapai berat lebih dari satu ton tersebut, dia piara selama sekitar 5 tahun.
Dia menyatakan bangga, karena ternak yang dipiara dalam waktu lama akhirnya dibeli orang nomor satu di Indonesia, Presiden Jokowi. "Saya merasa senang dan bangga. Kebanggaan itu bukan dari nilai nominalnya. Tetapi karena yang membeli sapi saya Pak Presiden," tuturnya.
Harun berkisah, asal mula sapi ternaknya sampai terpilih menjadi hewan kurban yang pembelinya Presiden Jokowi.
Dia menuturkan, sekitar dua pekan lalu dia didatangi beberapa petugas Dinas Peternakan Provinsi Jawa Tengah. Disaat tengah merebaknya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) belakangan ini, dia tidak menduga bahwa petugas dinas peternakan tersebut mencari sapi berbobot lebih dari satu ton.
"Saya beruntung, berat sapi saya mencapai 1.010 kilogram. Kemudian, saat dicek kesehatannya sapi saya sangat sehat. Jadi sudah bebas dari PMK dan layak sebagai hewan kurban. Ternyata yang membeli Bapak Presiden," jelasnya.
Sementara seekor sapi hewan kurban dari kepala negara yang diberikan ke Masjid Al Wustho, Pura Mangkunegaran adalah jenis Simental dengan bobot 953 kilogram. Sapi seberat hampir satu ton itu, dibeli dari seorang peternak bernama Sutrisno, asal Mendiro RT 06 RW 07, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.
Sama seperti Harun, Sutrisno pun menyatakan bangga karena sapi kesayangannya dia piara selama sekitar 6 tahun dibeli Presiden Jokowi sebagai hewan kurban. "Alhamdulillah sapi kurban saking Bapak Presiden Jokowi sampun dumugi Masjid Al Wustho Mangkunegaran kala wau dalu. Sapi jenis Simental punika bobot 953 kilogram, dumugi Masjid Al Wustho dinten Jumat dalu jam 22.00 WIB. Ingkang ngintun Dinas Peternakan Kabupaten Semarang," kata Purwanto, Ketua Takmir Masjid Al Wustho, dalam bahasa Jawa krama, yang artinya sapi kurban dari Presiden Jokowi sudah sampai di Masjid Al Wustho Jumat malam pukul 22.00. Pengirimnya Dinas Peternakan Kabupaten Semarang.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!