Pemerintah Trump Angkat 33 Hakim Imigrasi Baru, Mayoritas Berlatarkan Militer

ED
Jumat, 6 Februari 2026 | 14:05 WIB
Bagikan
Pemerintah Trump Angkat 33 Hakim Imigrasi Baru, Mayoritas Berlatarkan Militer

Sementara itu, data dari Mobile Pathways — sebuah lembaga nirlaba yang menganalisis data pengadilan imigrasi — menunjukkan sistem peradilan imigrasi kini menghadapi tumpukan sekitar 3,2 juta kasus per 31 Desember 2025. Jumlah ini mencerminkan tantangan besar yang dihadapi hakim-hakim baru dalam menyelesaikan sengketa imigrasi di seluruh negeri.

Di bawah kebijakan Trump saat ini, sejumlah reformasi juga tengah digulirkan. Salah satunya adalah rencana penerbitan regulasi “fast-track” yang diperkirakan diumumkan Jumat ini. Regulasi itu dimaksudkan untuk mempersingkat waktu banding keputusan hakim imigrasi menjadi hanya 10 hari, sekaligus mempermudah Board of Immigration Appeals (BIA) dalam menolak banding yang dianggap tidak memenuhi aturan baru.

Perubahan kebijakan lain yang berdampak signifikan adalah reinterpretasi oleh Board of Immigration Appeals terkait aturan pembebasan bond, yang membuat ribuan migran yang sebelumnya memenuhi syarat untuk dibebaskan kini masuk dalam kategori wajib ditahan. Langkah ini muncul bersamaan dengan upaya pemerintahan untuk meningkatkan penahanan dan deportasi.

Penunjukan 33 hakim baru ini menunjukkan bagaimana pemerintahan Trump tengah intens mendorong perubahan besar dalam sistem imigrasi Amerika Serikat — sebuah agenda yang dipandang kontroversial dan penuh sentimen politik di tengah perdebatan panjang soal imigrasi. @kanaya

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.