Pemerintah Terus Godok Pembentukan Family Office dengan Mengundang Hakim Internasional

ED
Rabu, 31 Juli 2024 | 13:00 WIB
Bagikan
Pemerintah Terus Godok Pembentukan Family Office dengan Mengundang Hakim Internasional

VISI.NEWS | JAKARTA -Pemerintah Indonesia sedang intensif mempersiapkan pembentukan family office sebagai instrumen keuangan baru. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan bahwa demi suksesnya instrumen tersebut, pemerintah berencana mengundang hakim internasional dari Singapura, Uni Emirat Arab (UEA), dan Hongkong. Langkah ini diambil untuk menjamin kepastian hukum yang dianggap krusial dalam pembentukan family office di Indonesia.

Luhut menegaskan bahwa regulasi saat ini masih menjadi hambatan utama dalam pembentukan family office. "Sekarang kita membahas tentang family office, bisnis keluarga. Kami belajar dari Abu Dhabi, saya pergi ke sana, mempelajari pengalaman, kesalahan, kesuksesan Abu Dhabi. Jadi, persoalannya di sini adalah regulasi," kata Luhut dalam acara International dan Indonesia Carbon Capture Storage Forum 2024 di Jakarta, Rabu (31/7/2024).

Luhut menjelaskan bahwa penyelesaian sengketa bisnis non-litigasi, seperti melalui arbitrase, sedang menjadi fokus diskusi. Ia mendorong untuk mendatangkan hakim internasional dari Singapura, UEA, dan Hongkong untuk menyelesaikan sengketa tanpa ada proses banding. "Jadi, yang sedang kita diskusikan saat ini adalah semua masalah arbitrase. Kita bisa mengundang hakim internasional, seperti dari Singapura atau dari Abu Dhabi atau Hong Kong. Begitu mereka memutuskan, tidak ada lagi banding. Jadi, selesai," terangnya.

Menurut Luhut, langkah ini dapat memberikan kepastian bagi siapapun yang ingin menyimpan harta kekayaan di Indonesia, terutama mengingat salah satu kelemahan utama negara ini adalah ketidakpastian hukum. "Ini menurut saya membawa kepastian. Itu merupakan kepastian hukum di negara ini," ujarnya.

Pemerintah berharap bahwa upaya ini akan memberikan gambaran Indonesia sebagai negara dengan sistem hukum yang kuat dan terpercaya. Luhut juga mengungkapkan harapannya agar family office dapat terbentuk pada Oktober mendatang. "Jadi, kami sedang mendiskusikan hal ini dan kami berharap hasilnya bisa terlihat pada bulan Oktober," imbuhnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.