Pemerintah Kabupaten Bogor Raih Penghargaan Berkat Keberhasilan TPID Mengendalikan Inflasi

ED
Rabu, 24 Juli 2024 | 11:30 WIB
Bagikan
Pemerintah Kabupaten Bogor Raih Penghargaan Berkat Keberhasilan TPID Mengendalikan Inflasi

VISI.NEWS | CIBINONG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menerima penghargaan prestisius atas keberhasilan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) dalam mengendalikan inflasi di wilayahnya. Penghargaan tersebut disampaikan langsung oleh Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, saat membuka acara High Level Meeting TPID Kabupaten Bogor di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Selasa (23/7/2024).

Pj. Bupati Bogor, Asmawa Tosepu, menjelaskan bahwa pada tahun 2023 TPID Kabupaten Bogor meraih penghargaan ketiga dalam kategori kabupaten dengan kinerja TPID terbaik se-Jawa Barat. Lebih lanjut, pada tahun 2024 ini Kabupaten Bogor terpilih sebagai penerima alokasi insentif fiskal tahun anggaran 2024. Penghargaan ini diberikan untuk kinerja pengendalian inflasi daerah periode pertama dengan nilai sebesar Rp5.563.166.000.

"Terima kasih kepada seluruh anggota TPID Kabupaten Bogor dan semua pihak yang telah bekerja keras mengendalikan inflasi, sehingga Kabupaten Bogor mendapatkan penghargaan insentif fiskal. Alokasi insentif fiskal tahun anggaran 2024 ini akan kita manfaatkan untuk kebutuhan yang mendesak dalam mengendalikan inflasi," ujar Asmawa.

Asmawa mengungkapkan bahwa inflasi di Kabupaten Bogor, yang diukur melalui Indeks Perkembangan Harga (IPH), berada di tingkat median dengan angka minus 1,51. Ini menunjukkan inflasi di level menengah, di mana tingkat tertinggi berada pada angka 3,03 dan yang terendah pada angka -6. Asmawa meminta agar komitmen kerja bersama terus ditingkatkan untuk mengendalikan inflasi di Kabupaten Bogor.

"High level meeting TPID sangat penting sebagai sarana koordinasi untuk mengantisipasi gejolak kenaikan harga serta kelangkaan bahan pokok. Pertemuan ini memungkinkan kita merumuskan langkah-langkah jitu untuk pengendalian inflasi di Kabupaten Bogor agar lebih efektif dan mencapai sasaran yang ditetapkan," jelas Asmawa.

Asmawa juga menyoroti adanya sedikit kenaikan harga bahan pangan pokok seperti cabe rawit, beras, minyak goreng, daging ayam ras, dan cabe merah. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi TPID untuk bekerja sama dalam mengendalikan inflasi di sektor masing-masing.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.