IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Pelukis Kibar Lunas Utang Rp 400 Juta Lewat Lukisan

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 13:33 WIB
Bagikan
Pelukis Kibar Lunas Utang Rp 400 Juta Lewat Lukisan

Pelukis Kibar "Plong" Suhardiyono (76)./visi.news/ist.

Secara konteks, peristiwa ini memperlihatkan bagaimana karya seni masih memiliki nilai ekonomi yang nyata, terutama ketika mendapat dukungan pasar dan publik. Di sisi lain, kisah Kibar juga mencerminkan tantangan yang kerap dihadapi pelaku seni, yakni keterbatasan likuiditas meski memiliki aset kreatif bernilai tinggi.

Pelunasan utang melalui karya seni ini juga menjadi contoh bagaimana ekonomi kreatif dapat berperan sebagai solusi alternatif dalam kondisi finansial yang sulit. Namun demikian, proses tersebut juga menunjukkan bahwa keberhasilan seniman sangat bergantung pada akses pasar, jejaring, serta dukungan sosial.

Pendamping Kibar menambahkan bahwa rencana ke depan terkait tempat tinggal maupun aktivitas berkesenian sang pelukis masih akan dibicarakan lebih lanjut. Saat ini, fokus utama Kibar adalah pemulihan kondisi setelah beban utang yang cukup besar akhirnya terselesaikan.

Kisah ini pun mendapat perhatian publik di media sosial sebagai inspirasi tentang ketekunan, nilai karya seni, dan dukungan komunitas dalam membantu individu keluar dari tekanan ekonomi. @desi

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.