PELNI dan ASDP Diminta Siaga Transportasi Laut Jelang Nataru dan Respons Bencana Sumatra
Tingginya mobilitas masyarakat selama Nataru dan situasi bencana yang terjadi membuat kesiapan PELNI dan ASDP menjadi sorotan publik. Komisi VI berharap kedua operator mampu memberikan layanan yang aman, cepat, dan responsif, sehingga tidak terjadi hambatan transportasi baik bagi penumpang maupun distribusi barang.
Dalam kesempatan tersebut, Komisi VI juga mencermati kebijakan PELNI yang mulai memberikan potongan harga tiket kapal sebagai bagian dari program stimulus Nataru 2025. PELNI resmi memberikan diskon 20 persen bagi penumpang kelas ekonomi untuk seluruh rute pelayaran sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas masyarakat.
Program potongan harga ini telah berlaku sejak 17 November dan dapat diakses melalui aplikasi PELNI Mobile maupun saluran penjualan resmi lainnya. Kebijakan ini diharapkan mampu menekan biaya perjalanan masyarakat yang akan melakukan perjalanan antarpulau selama periode liburan panjang.
Diskon 20 persen tersebut berlaku untuk keberangkatan antara 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Pemerintah menargetkan jumlah penumpang yang dapat memanfaatkan stimulus ini mencapai 405.881 orang, sesuai dengan alokasi anggaran yang disiapkan untuk mendukung kelancaran transportasi laut nasional selama Nataru 2025–2026.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!