Pelantikan BP2MP, Anton Charliyan Berpesan Agar Lebih Berani Melawan Radikalisme dan Intoleran

ED
Minggu, 22 Mei 2022 | 15:43 WIB
Bagikan
Pelantikan BP2MP, Anton Charliyan Berpesan Agar Lebih Berani Melawan Radikalisme dan Intoleran

VISI.NEWS | BANDUNG - Mantan Kapolda Jabar Anton Charliyan Berpesan agar Barisan Patriot Pejuang Merah Putih (BP2MP) bisa lebih berani dalam melawan radikalisme dan kelompok intoleran.

"Hadirnya komunitas ini mudah-mudahan bisa membawa angin segar dalam membantu aparatur negara menjaga keutuhan NKRI dengan nyata, karena dalam barisan ini telah bergabung berbagai elemen individu dan komunitas nasionalis yang siap berjuang sampai titik darah penghabisan untuk membela siapa pun yang akan merongrong Pancasila, UUD 45, NKRI & Bhineka Tunggal Ika," ujarnya saat memberikan sambutan pada Pelantikan BP2MP di Bandung Trade Center (BTC) Jln. Dr. Djundjunan, Kota Bandung, Sabtu (21/5/2022).

Pria yang belakangan dikenal sebagai tokoh budaya dan penggiat anti intoleran & radikalisme berpesan agar elemen-elemen yang sudah bergabung antara lain, para mantan TNI Polri, mantan Combatan NII yang sudah kembali ke pangkuan NKRI, exponen 98 , tokoh lintas agama, tokoh adat dan budaya, tokoh ormas, tokoh buruh , akademisi dll ini, seyogianya harus mampu melahirkan semangat jiwa korsa yang betul-betul patriotik.

"Pejuang tangguh, ulet, pantang menyerah, solid & mil," tandasnya.

Lebih lanjut Anton menekankan agar komunitas ini mampu menjadi garda terdepan di masyarakat untuk bisa memerangi paham-paham intoleran, radikalisme dan terorisme dan jangan hanya sebagai slogan belaka sebagaimana banyaknya-komunitas lain yang selama ini ada.

"Hadirnya BP2MP harus betul2 menjadi solusi yang nyata bagi Ibu Pertiwi mewakili kelompok nasionalis yang lain untuk lebih berani memerangi kelompok intoleran, kalau tidak ingin negara kita hancur seperti negara-negara di Timur Tengah, karena terjebak dan dikelabui ideologi khilafah yang mengatasnamakan agama, " ungkapnya.

Hal senada disampaikan mantan Kasum TNI Marsekal Madya Purn Dede Rusamsi  yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina BP2MP.

"Radikalisme dan terorisme senantiasa berlindung dibalik ideologi khilafah yang mengatas namakan agama tersebut tidak realistis dan tidak jelas arah dan tujuanya, karena untuk saat ini, siapa tokoh agama yang pantas untuk dijadikan khilafah. Ideologi tersebut sebetulnya dimunculkan hanya untuk menutupi hasrat sekelompok manusia-manusia serakah yang ingin berkuasa serta untuk membodohi masyarakat, terutama yang tingkat pendidikanya masih minim," jelasnya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.