PDIP Hormati Proses Hukum Bupati Sukoharjo Usai Kena OTT KPK
Potret Bupati Sukoharjo Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT Dugaan Pemerasan./visi.news/ist.
VISI.NEWS - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyatakan mendukung proses hukum terhadap Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan kasus pemerasan.
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira mengatakan partainya menghormati proses hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum (APH) terhadap kadernya tersebut.
"PDI Perjuangan taat hukum, sehingga mendukung proses hukum yang dilaksanakan APH," kata Andreas Hugo Pareira saat dihubungi, Jumat (10/7/2026).
Andreas juga menyatakan dukungan agar KPK memproses perkara tersebut secara adil. Ia berharap penanganan kasus hukum terhadap Etik Suryani tidak disertai kepentingan politik maupun kriminalisasi.
"PDI Perjuangan mendukung proses hukum yang berkeadilan, tanpa tendensi politisasi hukum dan kriminalisasi terhadap siapa saja yang mengalami kasus-kasus hukum," ucap dia.
Sebelumnya, KPK melakukan OTT terkait dugaan pemerasan terhadap perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo yang melibatkan Bupati Etik Suryani. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan lima orang.
"Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo," sebutnya.
Informasi mengenai OTT tersebut sebelumnya dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. Namun, KPK belum merinci identitas pihak lain yang turut diamankan selain Etik Suryani.
"Benar," kata Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto ketika dikonfirmasi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!