PDAM Tirta Raharja Sampaikan Penyebab Tagihan Pembayaran Pelanggan yang diduga "Membengkak"
VISI.NEWS | SOREANG - Pihak Perumda air minum Tirta Raharja menyampaikan penyebab terjadi dugaan adanya tagihan rekening air yang membengkak kepada salah satu pelanggan di wilayah Soreang Kabupaten Bandung.
"Penyebabnya itu berdasarkan keterangan petugas yang telah mengecek dan memperbaiki waktu itu, adalah karena pelampung toren pelanggan yang disimpan dibawah rumah dalam keadaan bocor rusak, jadi otomatis putaran meteran naik dan tagihan naik juga dalam dua bulan terakhir seperti di lampiran rekening tagihan itu," kata Humas PDAM dalam keterangan yang diterima VISI.NEWS Selasa (7/5/2024).
Meskipun permasalahan kerusakan pelampung toren yang terjadi kepada pelanggan tersebut, bukan merupakan tanggung jawab PDAM Tirta Raharja. Pihaknya berupaya tetap membantu demi mengedepankan pelayanan yang terbaik pada setiap pelanggan.
Selain itu juga, adapun soal keinginan biaya keringanan (kompensasi) pembayaran tagihan yang di alami pelanggan tersebut, pihaknya mengaku sudah melakukan komunikasi.
"Kita sudah komunikasi dan kompensasi kita ada. Tapi, dalam pengajuan keringanan ada beberapa tahapan yang perlu di tempuh," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya bahwa, seorang warga Kabupaten Bandung yang juga pelanggan PDAM Tirta Raharja mengeluhkan tagihan rekening airnya yang tiba-tiba membengkak lebih dari Rp 1.300.000. Curahan hati (curhat) itu ia bagikan melalui akun medsos X/twitter miliknya @ArshalBahtiar.
“Jujur saya ga ngerti dengan pelayanan PDAM, khususnya di wilayah Soreang, hampir 7x saya ada bolak-balik kantornya buat komplain karena ko tiba-tiba gede banget !. Padahal saya juga jarang di rumah karena banyak ngonten trip ke luar daerah,” sebutnya.
@gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!