Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026

PBNU Tetapkan 1 Ramadan 1446 H Jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025

ED
Jumat, 28 Februari 2025 | 18:53 WIB
Bagikan
PBNU Tetapkan 1 Ramadan 1446 H Jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025

VISI.NEWS | JAKARTA – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menetapkan awal Ramadan 1446 Hijriah jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025. Penetapan ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, dalam siaran YouTube TVNU pada Jumat (28/2/2025).

"Bahwa tanggal 1 Ramadan 1446 Hijriah jatuh besok pagi hari Sabtu tanggal 1 Maret 2025," ujar Yahya dalam pengumuman tersebut. Keputusan ini diambil berdasarkan hasil rukyatul hilal yang dilakukan oleh tim PBNU di berbagai titik pemantauan di Indonesia.

Meskipun PBNU telah mengumumkan awal Ramadan, pemerintah Indonesia masih akan menetapkannya secara resmi melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama (Kemenag). Sidang tersebut akan melibatkan berbagai pihak, termasuk organisasi Islam dan ahli astronomi.

Kemenag sendiri telah melakukan pemantauan hilal di 125 titik di seluruh Indonesia untuk menentukan awal Ramadan. Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar, sebelumnya menyatakan bahwa ada kemungkinan besar awal puasa tahun ini akan dimulai secara serentak besok.

"Kemungkinan besarnya (awal Ramadan) itu bisa sama," kata Nasaruddin, dikutip dari Antara, Jumat (28/2). Ia menjelaskan bahwa posisi hilal saat ini berada pada kisaran 2,5 hingga 4 derajat, yang memungkinkan terjadinya kesepakatan dalam penetapan awal bulan Ramadan.

Beberapa tim pemantau hilal di berbagai daerah juga melaporkan bahwa ketinggian hilal telah melebihi 3 derajat. Hal ini sejalan dengan kriteria imkanur rukyat yang digunakan oleh Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), yakni hilal dianggap terlihat jika mencapai ketinggian minimal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat.

Dengan demikian, jika pemerintah melalui sidang isbat menetapkan awal Ramadan pada 1 Maret 2025, maka umat Islam di Indonesia akan memulai ibadah puasa secara serentak. Keputusan resmi dari Kemenag akan diumumkan setelah sidang

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.