Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

PBB Menetapkan 7 Oktober Sebagai "Hari Kapas Sedunia"

ED
Senin, 4 Oktober 2021 | 18:25 WIB
Bagikan
PBB Menetapkan 7 Oktober Sebagai "Hari Kapas Sedunia"

VISI.NEWS | USA - Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan 7 Oktober sebagai Hari Kapas Sedunia (World Cotton Day) dalam kalender permanen organisasi. Pertama kali disahkan pada 2019 di kantor pusat Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Jenewa, Hari Kapas Sedunia terus dirayakan berbagai orang setiap tahun.

Pada Hari Kapas Sedunia, para pemangku kepentingan dari komunitas industri kapas global menyuarakan berbagai keunggulan kapas, termasuk:

Kapas dibudidayakan di lebih dari 70 negara dan menjadi mata pencaharian bagi ratusan juta orang setiap tahun.

Satu ton kapas menyediakan lapangan pekerjaan sepanjang tahun bagi sekitar 5-6 orang (sering kali, orang-orang ini berada di wilayah yang paling terbelakang di dunia).

Kapas adalah satu-satunya hasil pertanian yang menyediakan pangan dan serat.

Kapas memiliki jejak karbon negatif dan 95% lebih mudah terurai di tempat air buangan ketimbang poliester sehingga menjaga kebersihan tanah dan air.

Tema perayaan pada 2021 adalah "Cotton for Good" (Kapas yang Mendatangkan Manfaat) dan mengangkat dampak positif kapas dalam jangka panjang.

Sebuah acara perayaan virtual akan menampilkan sejumlah pembicara ternama seperti Bert Jacobs, CEO dan Salah Satu Pendiri Life is Good, serta Maxine Bédat, Director, New Standard Institute. Pakar-pakar industri global lain yang berpartisipasi dalam acara ini termasuk Cotton Council International, Viterra India, International Cotton Advisory Committee, Better Cotton Initiative, dan African Cotton Foundation.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.