Paviliun Indonesia Sambut Film 'Jejak Rasa Yogyakarta' dan Trilogi Buku di World Expo 2025 Osaka
Trilogi buku Soto, Sambal, Nasi juga hadir sebagai bagian dari upaya untuk mengeksplorasi lebih dalam dunia kuliner Indonesia. Buku ini tidak hanya menyajikan resep-resep legendaris, namun juga mengangkat kisah dan tradisi yang mengelilingi kuliner tersebut. Dalam setiap halaman, pembaca dapat merasakan nuansa dan filosofi di balik setiap sajian yang menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.
Selain mendukung program pembangunan berkelanjutan, penyelenggaraan Paviliun Indonesia juga didukung oleh berbagai mitra strategis dari sektor swasta dan publik. Beberapa di antaranya termasuk Astra, Artha Graha Peduli, KAPPI, Pertamina, Barito Pacific Group, Royal Golden Eagle (RGE), Indofood, Japfa, BPDP, Garuda Indonesia, Telkomsel, serta berbagai kementerian, lembaga, dan instansi terkait lainnya. Kerja sama ini mencerminkan sinergi antara sektor pemerintah dan swasta dalam mendorong Indonesia tampil lebih baik di kancah internasional.
Program ini juga menjadi sarana untuk menunjukkan kekayaan budaya Indonesia, yang tidak hanya terlihat dari produk-produk unggulan, tetapi juga dari warisan kuliner yang menggugah selera. Melalui film dan buku ini, Indonesia ingin berbagi cerita dan cita rasa yang khas, dengan harapan dapat menarik perhatian lebih banyak wisatawan dan investor untuk berpartisipasi dalam ekosistem ekonomi dan budaya Indonesia.
Sebagai tambahan, untuk informasi terbaru mengenai partisipasi Indonesia di World Expo 2025 Osaka, masyarakat dapat mengunjungi situs resmi Paviliun Indonesia di expo2025indonesia.id atau mengikuti Instagram @expo2025indonesia. Di sana, pengunjung dapat mendapatkan update terkini mengenai berbagai program dan acara menarik lainnya yang diselenggarakan sepanjang Expo.
Acara ini juga merupakan bagian dari upaya Indonesia untuk memperkenalkan dan memperkuat citra positif negara di dunia internasional, terutama dalam hal budaya, pariwisata, dan investasi. Dengan memperkenalkan kekayaan kuliner dan tradisi melalui film dan buku, Indonesia berharap dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama, baik di sektor ekonomi maupun budaya, yang akan menguntungkan bagi negara dan masyarakat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!