Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Patung Penyu di Palabuhanratu yang Sempat Viral Kini Telah Diperbaiki

Desi Rossilawati
Kamis, 17 Juli 2025 | 08:45 WIB
Bagikan
Patung Penyu di Palabuhanratu yang Sempat Viral Kini Telah Diperbaiki
VISI.NEWS | SUKABUMI - Patung penyu yang sempat viral karena dinarasikan dibuat dengan biaya miliar rupiah telah dipasang kembali di Alun-alun Gadobangkong, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi. Patung penyu itu terlihat berbeda dengan yang sebelumnya, karena nampak lebih kokoh. Perwakilan Kontraktor PT Lingkar Persada, Imran Firdaus menyatakan patung penyu itu sejak 1 Juli lalu setelah dilakukan perbaikan selama 1 bulan. “Untuk materialnya kita pakai rangka besi dilapisi kawat halus, tetap menggunakan resin dan fiberglass dan di finishing dengan cat,” ujar Imran. Kendati sudah dibuat dengan material yang lebih kokoh, namun Imran meminta masyarakat yang mengunjungi alun-alun Gadobangkong ikut menjaga, terutama tidak menduduki patung tersebut. Sebab kerusakan yang terjadi pada patung penyu sebelumnya terjadi karena diduduki pengunjung. “Kami meminta masyarakat dan pengunjung di Alun-alun Gadonangkong agar bisa menjaga dan merawat fasilitas yang ada dan peran pemerintah daerah sangat dibutuhkan baik melakukan pemeliharaan serta pengamanan,” kata Imran. Lebih lanjut Imran menyatakan peran pemerintah Kabupaten Sukabumi dibutuhkan karena alun-alun Gado Bangkong yang langsung menghadap ke pantai sehingga dibutuhkan pemecah ombak, mengingat sering terjadinya gelombang pasang dan gelombang rob. “Alun-alun Gado Bangkong merupakan icon Pelabuhanratu Kabupaten Sukabumi dengan membuat pemecah ombak akan memberikan rasa aman,” ujarnya.

Viral karena Narasi Dibuat Miliar Rupiah Berbahan Kardus

Patung penyu itu viral beberapa bulan yang lalu ketika mengalami kerusakan pada bagian tempurungnya hingga terlihat material yang digunakan berupa kardus dan rangka bambu. Kerusakan itu disorot karena narasi bahwa patung itu dibuat dengan biaya Rp 15,6 miliar. Pihak kontraktor membantah narasi itu dengan menyebut bahwa patung itu dibuat dengan anggaran Rp 30 juta. Adapun, anggaran Rp 15,6 miliar itu merupakan anggaran keseluruhan untuk pembangunan Alun-alun Gado Bangkong. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.