Pastikan Stok BBM Aman Jelang Lebaran, Nasim Khan Minta Pertamina Perhatikan Tujuh Aspek Penting
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi PKB, Nasim Khan, menegaskan pentingnya kesiapan energi nasional menjelang H-3 minggu Lebaran. Ia menyoroti peran strategis PT Pertamina (Persero) sebagai penyedia utama BBM dan Avtur di Indonesia dalam mengantisipasi lonjakan konsumsi selama periode mudik.
Menurut Nasim, momentum mudik Lebaran selalu memicu peningkatan signifikan konsumsi bahan bakar, baik untuk kendaraan darat maupun sektor penerbangan. Karena itu, langkah antisipatif harus disiapkan jauh sebelum puncak arus mudik terjadi.
Penguatan Stok dan Ketahanan Pasokan BBM
Nasim menekankan pentingnya penambahan cadangan BBM dan Avtur di seluruh Terminal BBM serta Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU). Ia mendorong agar Pertamina meningkatkan safety stock, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami lonjakan permintaan tinggi.
Wilayah prioritas tersebut meliputi Jalur Pantura, Tol Trans Jawa dan Sumatra, serta kota-kota tujuan mudik utama.
Selain itu, optimalisasi kilang domestik juga menjadi faktor kunci. Beberapa kilang strategis seperti Kilang Balongan dan Kilang Cilacap diharapkan beroperasi dengan tingkat utilisasi tinggi (high utilization rate) guna menjaga stabilitas pasokan nasional.
Pengamanan Distribusi dan Logistik Energi
Dalam aspek distribusi, Nasim meminta adanya koordinasi intensif dengan kepolisian dan Kementerian Perhubungan untuk memastikan kelancaran mobil tangki di jalur padat.
Beberapa langkah yang dinilai penting antara lain:
1. Skema prioritas distribusi di jalur rawan kemacetan
2. Pengoperasian SPBU Siaga dan SPBU modular 24 jam di jalur mudik
3. Penyediaan motorist (layanan BBM keliling) untuk mengurai antrean panjang
4. Penguatan jalur laut dan pipa juga perlu disiapkan, termasuk menyiagakan kapal tanker di wilayah kepulauan serta melakukan monitoring stok terminal secara real-time.
Antisipasi Lonjakan Avtur di Bandara Utama
Lonjakan pergerakan penerbangan selama musim mudik juga menjadi perhatian serius. Nasim menyebut, kenaikan trafik penerbangan bisa mencapai 10–20 persen dibanding hari normal.
Karena itu, stok Avtur di bandara besar seperti Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Juanda harus ditingkatkan.
Selain penyesuaian jadwal pengiriman Avtur sesuai tambahan penerbangan (extra flight), kesiapan hydrant system serta penambahan armada refuelling truck juga dinilai krusial untuk mencegah mismatch antara supply dan demand.
Satgas RAFI dan Monitoring Real-Time
Seperti tahun-tahun sebelumnya, Pertamina biasanya membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI). Satgas ini bertugas melakukan monitoring harian konsumsi BBM, pelaporan stok secara real-time, hingga menyediakan posko pengaduan 24 jam.
Nasim menilai peran Satgas RAFI sangat penting sebagai quick response mechanism apabila terjadi kelangkaan atau gangguan distribusi di lapangan.
Prediksi Lonjakan Konsumsi BBM
Secara historis, konsumsi BBM selama periode mudik mengalami peningkatan signifikan. Jenis Pertalite dan Pertamax diperkirakan naik 10–30 persen, sementara Solar meningkat terutama di jalur logistik. Kenaikan Avtur umumnya terjadi pada periode H-7 hingga H+7 Lebaran.
Ia menegaskan pentingnya analisis berbasis data historis untuk kebutuhan forecasting agar distribusi energi tetap terjaga tanpa kekurangan maupun kelebihan pasokan.
Mitigasi Risiko dan Sinergi Antar Lembaga
Nasim juga mengingatkan sejumlah risiko yang perlu diantisipasi sejak dini, seperti kemacetan distribusi akibat kepadatan lalu lintas, cuaca buruk yang dapat mengganggu kapal tanker, potensi panic buying, hingga gangguan teknis kilang.
“Mitigasi harus disiapkan sejak awal, bukan saat H-3. Kesiapan energi saat mudik bukan hanya soal bisnis, tetapi menyangkut stabilitas nasional,” tegasnya.
Untuk itu, ia mendorong sinergi lintas lembaga antara Kementerian ESDM, Kementerian Perhubungan, Kepolisian, serta BUMN transportasi agar pengamanan pasokan energi selama Ramadan dan Idul Fitri berjalan optimal.
Dengan langkah strategis dan koordinasi yang matang, diharapkan pasokan BBM dan Avtur selama periode mudik Lebaran tetap aman dan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan nyaman. @givary
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!