PASSION | Gowes Spiritual H Edi Sudjono, Jembatan Suramadu yang Memesona dan Mendebarkan
Saya mengambil jadwal jam 10 pagi, berangkat di agen Cicalengka. Namun karena ada kemacetan baru berangkat jam 11. Salat subuh pun dilakukan di bus, sampai terminal Purabaya, Bungurasih, Surabaya, jam 5 pagi, hampir 18 jam lewat jalur selatan Yogyakarta-Solo-Surabaya. Perjalanan yang lama, karena bus di kota tertentu mengambil paket. Setelah sarapan nasi rawon khas Jawa Timur, sekitar jam 6.30 gowes dimulai menuju komplek Sunan Ampel di Jalan Ampel Blumbang No. 2 A, Ampel, Kec. Semampir yang menempuh +/- 16 Km sambil menikmati suasana Kota Surabaya di waktu pagi.
Ada banyak sejarah dan bukti2 arkeologis tentang peradaban Islam yang berada di kawasan Surabaya utara itu.
Suramadu yang Spektakuker
Gowes dilanjutkan menuju Kota Bangkalan, Madura. Ini gowes pertama melintasi pulau apalagi melintasi jembatan yang spektakuker sepanjang 5.438 m, dengan lebar 30 m dan tinggi 146 m yang selesai dibangun tahun 2009. Dulu menghayal bisa melintasinya jembatan yang berada di atas laut ini. Jembatan yang sebelumnya hanya dilihat di Youtube/medsos. Seperti mimpi, saya tengah mengayuh sepeda di atas jembatan yang memesona dan mendebarkan ini.
Semula ragu apakah boleh sepeda melintas karena dikhususkan untuk mobil dan sepeda motor. Sekitar jam 9.30 berhenti dipinggir jalan sekitar pintu masuk sepeda motor. Perasaan ragu muncul, akhirnya nekat juga masuk jalur sepeda motor, kalau pun ada petugas dan ditangkap sudah siap mental, pokoknya harus sampai di Madura.
Bismillah, langsung masuk jembatan dengan cuaca panas menyengat. Sangat mendebarkan saat mulai mengayuh sepeda antara percaya dan tidak bisa melintas. Nampaknya, jalur sepeda motor lagi ada perbaikan dan cat ulang, jadi menggunakan jalur mobil dengan dibatasi kerucut merah lalu-lintas.
Sesekali berhenti minggir buat minum dan foto-foto. Sementara sepeda motor banyak yang melintas. Jalan menanjak sekitar 2,5 km selanjutnya jalan menurun sampai di ujung jembatan dan memasuki Bangkalan. Lega rasanya.
Istirahat sejenak sambil menikmati kopi di pinggir jalan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!