PASSION | Gowes Napak Tilas Jejak Islam di Jatim, 5 Hari Tak Sampai Rp. 2 Juta
- Pegowes asal Kabupaten Bandung H. Edi Sudjono pada 1-5 Muharram 1445 Hijriah kembali melakukan Gowes Solo Eksplorasi “Napak Tilas Jejak Wali Songo” (NTSI). Kali ini warga Komplek Permata Biru Blok B RT 01 RW 19, Cinunuk, Kec. Cileunyi, ini melakukannya di Jawa Timur dan Madura. Pengalaman gowes jemaah Masjid Baitul Muttaqin Cinunuk melakukan perjalanan tersebut akan dituangkan dalam beberapa tulisan di VISI.NEWS. Selamat mengikuti.
Menjelang gowes solo Napak Tilas Sejarah Islam (NTSI-2) ini, saya melakukan persiapan selama tiga bulan sebelum hari H. Persiapan harus dimulai, terutama fisik dengan melakukan gowes endurance loop yang dilakukan di Komplek Sumarecon minimal seminggu 2 kali sejauh 50 kilometer (km). Bahkan, untuk persiapan kali ini saya melakukannya lebih intensif selama 9 hari berturut-turut gowes loop di Sumarecon dengan jarak diatas 70 km.
Persiapan lainnya, karena ini khusus ingin mengekplorasi jejak sejarah Islam, maka saya banyak mencari referensi tentang situasi dan kondisi destinasi yang akan dituju do google dan youtube. Mempelajari sejarah walisongo baik melalui referensi atau medsos.
Saya juga jauh-jauh hari menabung untuk biaya akomodasi, agar tidak mengganggu resiko dapur.
Bagasi
Usahan bagasi cukup buat memuat pakaian dan perlengkapan lainnya.
Pakaian
- Jersey 3 (Untuk daerah panas sebaiknya yang putih)
- Kaos tidur 1
- Baselayer 2
- Kaos Tangan 2
- Kaos kaki 2
- Topi 2
- Chamois, sebagai pengganti handuk, lebih praktis dan simple
Plan Rute
Agendakan destinasi atau bikin rundownnya agar perjalanan terarah dan terukur.
Budget
Buat anggaran untuk rencana perjalanan sesuai dengan kemampuan. Dari pengalaman saya untuk makan sehari Rp. 100 ribu (3x), penginapan Rp. 150 ribu (per malam), ongkos angkutan dan oleh-oleh (kalo ada). Tinggal kalikan (100 x hari)+Bus Pulang Pergi (PP).
Evaluasi Budget
Actual
Loading pergi dari Bandung di Agen Bus Sugeng Rahayu, Rancaekek.
Bus Bandung - Surabaya Sugeng Rahayu Rp. 310 ribu + Sepeda Rp. 100 ribu jadi Rp. 410 ribu.
Loading pulang dari agen bus Gunung Harta Tuban - Bus Tuban-Bandung, Bis Gunung Harta Rp. 320 ribu + Sepeda Rp. 220 ribu -----> Rp. 540 ribu.
Hari Pertama (Surabaya) Makan pagi, Rp. 23 ribu Makan siang, Rp. 20 ribu Makan malam, Rp. 15 ribu Minuman, Rp. 30 ribu Penginapan, Rp. 150 ribu (AC) ---------------------------Rp. 238 ribu
Hari Kedua (Gresik) Makan pagi, Rp. 10 ribu Makan siang, Rp. 35 ribu Makan malam, Rp. 12 ribu Minuman, Rp. 15 ribu Penginapan, Rp. 100 ribu (Kipas Angin) --------------------------Rp. 172 ribu
Hari Ketiga (Lamongan) Makan pagi, Rp. 15 ribu Makan siang, Rp. 20 ribu Makan malam, Rp. 15 ribu Minuman, Rp. 12 ribu Penginapan, Rp. 100 ribu (Kipas Angin) ----------------------- Rp. 162 ribu
Hari Keempat (Tuban) Makan pagi, Rp. 30 ribu Makan siang, Rp. 16 ribu Makan malam (include tiket Bus) Minuman, Rp. 10 ribu -------------------------- Rp. 56 ribu
Bus Pulang Pergi (PP) : Rp. 950 ribu Makanan & Minuman (MM) : Rp. 278 ribu Penginapan: Rp. 350 ribu ---------------------- Rp. 1.578 ribu
Selama 5 hari pengeluaran dari rumah sampai kembali ke rumah tidak sampai Rp. 2 juta, total pengeluaran hanya Rp. 1.578 ribu.
Untuk oleh-oleh beli di Surabaya, langsung paket via Wahana empat hari nyampai. Satu box cuma 20 ribu yang mahal bisa 50 ribu.
Bersambung...
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!