Paskibra Diharapkan Jadi Duta Pancasila untuk Mewaspadai Paham Radikalisme

ED
Selasa, 19 Desember 2023 | 14:15 WIB
Bagikan
Paskibra Diharapkan Jadi Duta Pancasila untuk Mewaspadai Paham Radikalisme

VISI.NEWS | SOREANG - Bupati Bandung H Dadang Supriatna turut mengapresasi dengan dilaksanakannya kegiatan penguatan kapasitas generasi muda dalam kewaspadaan terhadap paham radikal melalui pendidikan ideologi Pancasila dan bela negara di Hotel Sutan Raja Soreang Kabupaten Bandung, Selasa (19/12/2023).

Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) ini dengan para pesertanya di antaranya dari purna paskibra, paskibra, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan di SLTA, dan pihak lainnya.

Paskibra tersebut diharapkan kedepannya menjadi duta Pancasila dan sekaligus role model dalam proses pembekalan pendidikan ideologi untuk mewaspadai paham radikalisme dan sebagainya. Pada kesempatan itu hadir dari jajaran Kodim 0624/Kabupaten Bandung dan pihak lainnya sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

Pernyataan Bupati Bandung itu pada sambutannya yang diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bandung Bambang Sukmawijaya di hadapan para konstituen yang hadir dari berbagai unsur tersebut. Bambang mengungkapkan kegiatan ini sebagai bentuk pelaksanaan arah kebijakan dalam pembangunan pemuda Kabupaten Bandung yang sehat, berpendidikan, berketerampilan, berdaya dan berpartisipasi aktif dalam masyarakat. "Harapan lainnya generasi muda berkualitas serta berkarakter dan berdaya saing," kata Bambang.

Namun demikian, imbuh Kepala Kesbangpol Kabupaten Bandung, tentu tidak bisa mengabaikan potensi ancaman terhadap kondisi aksesting pemuda dalam hal dekadensi moral, pengangguran, kemiskinan, penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya yang sangat mempengaruhi kualitas pemuda.

"Guna mengantisipasi potensi ancaman tersebut, maka melalui Perpres No 43 tahun 2022 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggara Pelayanan Kepemudaan mengamanatkan untuk melakukan upaya sebagai berikut. Peningkatan perlindungan pemuda terhadap pornografi, pornoaksi, perilaku seks bebas, dan human trafficking," tuturnya.

Kemudian, kata Bambang, peningkatan perlindungan pemuda terhadap ancaman penurunan kualitas moral dan konflik sosial, peningkatan perlindungan pemuda terhadap ancaman pengangguran dan kemiskinan.

"Selain itu peningkatan perlindungan pemuda terhadap perilaku kekerasan baik fisik maupun mental. Peningkatan perlindungan pemuda terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya," jelasnya.

Menurut Bambang, peningkatan terhadap hal yang bertentangan dengan ideologi Pancasila dan pencegahan diskriminasi suku, agama, ras, gender dan antar golongan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

"Peningkatan pembinaan ideologi Pancasila sejak dini melalui internalisasi nilai Pancasila kepada generasi muda dan perlindungan pemuda terkait terhadap dampak negatif perkembangan teknologi informasi," tuturnya.

Bambang menegaskan bahwa pemerintah beserta seluruh komponen masyarakat menolak setiap paham radikalisme yang muncul di Kabupaten Bandung yang meresahkan masyarakat dan mengancam keutuhan NKRI.

"Oleh karena itu, pada kesempatan ini pemuda ikut berperan aktif dalam kewaspadaan terhadap paham radikalisme demi tetap terjaga kondusifitas di wilayah Kabupaten Bandung yang kita cintai ini," harap Bambang.

Ia mengungkapkan ada hal prioritas yang perlu dioptimalkan guna menyongsong Indonesia Emas 2045, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia salah satunya peningkatan sumber daya manusia yang profesional dan paham informasi teknologi dengan baik.

"Maka saya harap para purna paskibra, paskibra Kabupaten Bandung bisa turut serta berkontribusi menjadi bagian dari elemen pembangunan tersebut," katanya.

Bambang mengungkapkan bahwa para purna paskibra maupun paskibra Kabupaten Bandung dibentuk bukan hanya bertugas pada saat seremonial saja. "Tetapi ini harus menjadi kesepakatan bersama bagaimana paskibra ini menjadi kader-kader Pancasila, bahwa ini bisa menjadi role model generasi muda Indonesia atau generasi Z yang pada akhirnya bisa bicara dan bisa eksis karena nantinya bisa menjadi pemimpinan bangsa yang estafetnya diserahkan kepada mereka," tuturnya.

Bambang berharap kepada para peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut bisa mengajak teman-temannya untuk satu visi dalam mewaspadai pemahaman radikalisme di Kabupaten Bandung.

@kos

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.