Pangalengan Gencarkan Program Strategis Tangani Kemiskinan Ekstrem dan Stunting
Lebih lanjut Vena mengungkapkan salah satu langkah strategis dalam penanganan miskin ekstrem, di antaranya bisa melalui program makan bergizi gratis (MBG) yang digulirkan melalui kebijakan pemerintah pusat.
"Nantinya yang bekerja di dapur MBG itu bisa dari kalangan masyarakat miskin sebagai sumber pendapatan ekonomi sehari-hari. Belum lagi masyarakat bisa mendapatkan kesempatan menciptakan lapangan kerja, selain itu juga melalui program Koperasi Desa Merah Putih. Jika program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih terbentuk adalah bisa menjadi peluang usaha untuk terciptanya lapangan kerja baru bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat miskin," ungkapnya.
Plt. Camat Pangalengan juga mengungkapkan bahwa dari berbagai unsur lainnya yang ingin membantu masyarakat terkait persoalan kemiskinan dan stunting, bisa disalurkan melalui BAZNAS (Badan Amil Zakat) melalui gerakan infak dan shodaqoh . Termasuk dari unsur media bisa berpartisipasi aktif dan berkolaborasi dalam membantu masyarakat.
"Dengan harapan sebaik-baiknya manusia adalah bermanfaat bagi sesamanya. Jika hal itu memberikan manfaat, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi penerima manfaat tersebut. Tujuannya adalah untuk menciptakan masyarakat Kabupaten Bandung yang lebih Bedas, maju, berkelanjutan menuju Indonesia Emas," harapnya. @kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!