Pangalengan Gencarkan Program Strategis Tangani Kemiskinan Ekstrem dan Stunting
"Setelah mereka memiliki ijasah SLTA, bagaimana kita menjalin pentahelix dengan akademi, perguruan tinggi maupun universitas, supaya lulusan SLTA bisa melanjutkan pendidikan atau kuliah melalui program beasiswa. Di Kabupaten Bandung juga sudah ada program Besti (Beasiswa Ti Bupati), untuk membantu warga miskin yang ingin melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi," katanya.
Ia mengatakan dengan adanya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan formal, maka akan mendorong para lulusannya untuk lebih mudah mendapatkan lapangan kerja guna meningkatkan taraf kehidupan ekonomi.
"Jika hal itu bisa terwujud maka secara bertahap akan mengurangi kemiskinan ekstrem. Inilah pentingnya kita memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat dalam upaya penanganan maupun pencegahan kemiskinan ekstrem melalui sebuah terobosan program," katanya.
Tak hanya itu saja yang dilakukan pemerintah setempat untuk menekan angka kemiskinan ekstrem. Salah satunya bagaimana menangani stunting, yang beririsan dengan persoalan kemiskinan ekstrem.
"Sementara ini pemerintah melakukan pemberian bantuan langsung tunai, bantuan sosial atau sembako, yang bisa langsung habis ketika dipakai atau dimanfaatkan oleh keluarga penerima manfaat bantuan tersebut," katanya.
Untuk itu, Vena menyebutkan bagaimana pihaknya melakukan pemetaan masyarakat yang selama ini menerima bantuan sosial melalui anggaran dana desa maupun bantuan dari provinsi dan kabupaten. Untuk mengetahui program itu, katanya, bagaimana kita memiliki dashboard sebagai sumber informasi dalam penyaluran bantuan sosial tersebut.
"Alhamdulillah saat ini sudah ada bantuan dari PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) sebesar Rp 500 juta untuk 200 kepala keluarga di Kecamatan Pangalengan dalam pemberian bantuan makanan tambahan selama enam bulan. Bantuan itu untuk ibu hamil dan bayi serta ibu menyusui dalam upaya penanganan dan pencegahan stunting. Ada juga bantuan dari PT. Star Energy untuk 15 ibu hamil KEK serta bantuan septic tank komunal di 8 desa, juga sama dalam upaya pencegahan stunting, guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat selaku penerima manfaat bantuan sosial tersebut," tuturnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!