Pakar Ungkap 10 Menteri yang Berpotensi Dievaluasi Prabowo
Presiden Prabowo Subianto./visi.news/ist.
- Raja Juli Antoni dituntut menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan.
10. Ketenagakerjaan
- Yassierli menghadapi tantangan memperluas lapangan kerja.
- Perlindungan tenaga kerja juga menjadi isu yang terus mendapat perhatian.
Syurya menilai keberhasilan seorang menteri saat ini tidak hanya diukur dari realisasi anggaran atau capaian program kerja. Kemampuan menjelaskan kebijakan, menjawab kritik, dan membangun optimisme publik menjadi faktor yang semakin penting dalam menjaga legitimasi pemerintah.
"Publik menilai pemerintah bukan hanya dari kebijakan, tetapi juga dari cara kebijakan itu dijelaskan. Menteri harus mampu menjawab kritik, mengelola isu, dan membangun optimisme publik," katanya.
Karena itu, apabila reshuffle benar dilakukan, langkah tersebut dinilai dapat menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas kabinet dalam menghadapi tantangan ekonomi, investasi, ketenagakerjaan, hingga reformasi birokrasi. Fokus utamanya bukan semata mengganti figur, melainkan memastikan seluruh jajaran pemerintahan bergerak dalam arah yang sama untuk mendukung agenda pembangunan nasional.
"Orientasi reshuffle bukan sekadar pergantian figur, melainkan penguatan kapasitas kabinet. Presiden membutuhkan tim yang solid, cepat, responsif, dan bekerja dalam satu frekuensi dengan agenda besar pembangunan nasional," tutur Syurya.
Dengan berbagai tantangan yang dihadapi pemerintah saat ini, evaluasi terhadap kinerja kementerian dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga efektivitas pemerintahan sekaligus memastikan program prioritas nasional dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!