Ketua PN Tangerang Promosi, Seorang Hakim Beralih Tugas ke Bandung 28 Aug 2026 Garis Polisi di Lahan Sengketa Gumuk Lesung Hilang, Warga Minta Kejelasan 28 Aug 2026 ASAI Hotels Buka di Malaysia, Terbesar di Dunia 28 Aug 2026 Daging Ayam Tembus Rp40 Ribu, Jadi Perhatian Pemkot Bandung 28 Aug 2026 Cuaca Bandung Jumat 28 Agustus 2026, Cerah hingga 31 Derajat Celsius 28 Aug 2026 Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM 27 Aug 2026 206 Nakes Dikirim ke Flores, Netty Soroti Keselamatan Tenaga Kesehatan 27 Aug 2026 Puteri Komarudin Dukung Kepemimpinan Perempuan di Bank Indonesia 27 Aug 2026 Jual SIM Palsu, Pria di Sukabumi Dibekuk Polisi 27 Aug 2026 Ketua Komisi B DPRD Jember Laporkan Dugaan Perusakan Gumuk Lumpang ke Polres Jember 27 Aug 2026 Ketua PN Tangerang Promosi, Seorang Hakim Beralih Tugas ke Bandung 28 Aug 2026 Garis Polisi di Lahan Sengketa Gumuk Lesung Hilang, Warga Minta Kejelasan 28 Aug 2026 ASAI Hotels Buka di Malaysia, Terbesar di Dunia 28 Aug 2026 Daging Ayam Tembus Rp40 Ribu, Jadi Perhatian Pemkot Bandung 28 Aug 2026 Cuaca Bandung Jumat 28 Agustus 2026, Cerah hingga 31 Derajat Celsius 28 Aug 2026 Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM 27 Aug 2026 206 Nakes Dikirim ke Flores, Netty Soroti Keselamatan Tenaga Kesehatan 27 Aug 2026 Puteri Komarudin Dukung Kepemimpinan Perempuan di Bank Indonesia 27 Aug 2026 Jual SIM Palsu, Pria di Sukabumi Dibekuk Polisi 27 Aug 2026 Ketua Komisi B DPRD Jember Laporkan Dugaan Perusakan Gumuk Lumpang ke Polres Jember 27 Aug 2026

Pakar Sarankan Kebun Binatang Bandung Fokus Spesies Hewan Indonesia

Desi Rossilawati
Jumat, 15 Mei 2026 | 14:42 WIB
Bagikan
Pakar Sarankan Kebun Binatang Bandung Fokus Spesies Hewan Indonesia

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Kebun Binatang Bandung tengah menghadapi masa transisi penting, menyusul proses lelang operator baru untuk pengelolaan selama 26 tahun ke depan. Di tengah perubahan ini, anggota tim ahli Kebun Binatang Bandung, Jatna Supriatna, menekankan pentingnya mengoptimalkan koleksi hewan lokal.

"Kita tidak membutuhkan hewan dari luar negeri, karena kita bisa membaca tentang mereka di buku atau melihatnya di televisi," kata Jatna dalam keterangannya dikutip, Jumat (15/5/2026).

Menurut Jatna, fokus pada spesies Indonesia dapat menciptakan ekosistem yang lebih alami dan edukatif bagi pengunjung. Hal ini juga memanfaatkan kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia, yang menurut profesor konservasi dari Universitas Indonesia (UI) sangat melimpah.

"Agar masyarakat mengenal dan mencintai satwa liar Indonesia," tambahnya.

Dari sisi konservasi dan edukasi, Jatna menilai kebun binatang modern harus lebih dari sekadar tempat melihat hewan. "Kebun binatang kini telah berubah, bukan lagi hanya tempat bagi kita untuk melihat hewan, tetapi untuk belajar tentang satwa liar." Pernyataan ini menyoroti peran penting lembaga ex situ dalam menjaga satwa sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap konservasi.

Selain koleksi hewan, aspek fasilitas juga menjadi perhatian. Jatna menekankan, manajemen baru perlu merombak kandang sempit agar hewan tidak menderita dalam penangkaran. Tim ahli bertugas memberikan panduan teknis dan etis bagi operator baru agar pengelolaan sesuai standar konservasi dan edukasi.

Dari sisi ekonomi dan administrasi, Ade Rahmayadi, anggota Gugus Tugas Kerja Sama Pemanfaatan Aset Daerah, memaparkan bahwa operator baru akan membayar kontribusi tetap Rp138 miliar selama 26 tahun, dengan bagi hasil tahunan 10,96 persen.

"Dalam peraturan terkait tindak lanjut tender yang gagal, yaitu tender ulang, seleksi langsung, dan penunjukan langsung, setelah beberapa tahapan dilakukan," jelas Ade.

Sistem lelang ini menekankan keseimbangan antara kapasitas finansial operator dan pengalaman mereka dalam pengelolaan kebun binatang.

Analisis konteks ini menunjukkan bahwa Kebun Binatang Bandung berada pada persimpangan antara konservasi, edukasi, dan bisnis. Keputusan fokus pada spesies lokal dapat menjadi keunggulan unik, sementara pemilihan operator baru dan investasi infrastruktur akan menentukan kualitas pengalaman pengunjung serta kesejahteraan satwa. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.