Olahraga Lari Marak di Indonesia, Namun Persiapan Tetap Jadi Kunci Keselamatan
ED
Editor
Shinta Dewi P
Selasa, 22 Oktober 2024 | 02:20 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Dalam beberapa waktu terakhir, lari menjadi semakin digemari di Indonesia, khususnya di kalangan anak muda. Banyak individu terlibat dalam aktivitas ini, tidak hanya untuk menjaga kesehatan, tetapi juga karena ingin menjadi bagian dari tren atau merasakan rasa khawatir ketinggalan (FOMO). Wardoyo, yang merupakan seorang pelatih lari dan perwakilan dari Hoka, menjelaskan bahwa rasa FOMO ini sebenarnya positif, karena dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan.
Namun, ia juga memperingatkan agar FOMO tidak mendorong pelari untuk terburu-buru mengikuti kompetisi lari jarak jauh seperti half marathon atau marathon tanpa persiapan yang cukup.
“Kalau yang tiba-tiba FOMO ikut kompetisi lari, itu risikonya sangat tinggi," kata Wardoyo saat ditemui di Stadion Madya GBK, Jakarta Pusat, baru-baru ini. Ia menambahkan bahwa kompetisi lari jarak jauh memerlukan persiapan dan latihan yang tepat. Peserta yang mengikuti lomba tanpa persiapan yang memadai dapat membahayakan diri mereka sendiri, seperti mengalami heatstroke atau kram saat berlomba. Selain itu, pelari yang kurang pengalaman juga rentan dapat kehilangan kesadaran atau bahkan pingsan akibat memaksakan diri.
Wardoyo mengingatkan bahwa mengikuti perlombaan lari jarak jauh bukanlah sesuatu yang bisa dianggap sepele. Rasa FOMO saja tidak cukup untuk memastikan peserta sampai ke garis finis. Ia menyarankan agar pelari menghabiskan lebih banyak waktu untuk mempersiapkan diri sebelum berkompetisi.
Lebih baik mempersiapkan diri dengan baik untuk kompetisi lari jarak jauh, daripada terburu-buru mendaftar tanpa persiapan. Terakhir, ia juga menekankan agar pelari pemula lebih bijak dalam menilai kemampuan diri, dan tidak membiarkan ego menguasai, yang bisa mengancam kesehatan mereka. “Kalau enggak kuat, jangan dipaksa juga. Keseimbangan antara waktu istirahat dan latihan sama pentingnya. Jadi, bila sudah enggak sanggup melanjut, ya sudah setop saja,” tegasnya. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!