Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

OJK Peringatkan Masyarakat tentang Penipuan Keuangan yang Masih Akan Terjadi pada 2025

Desi Rossilawati
Minggu, 19 Januari 2025 | 19:30 WIB
Bagikan
OJK Peringatkan Masyarakat tentang Penipuan Keuangan yang Masih Akan Terjadi pada 2025
VISI.NEWS | JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan bahwa modus penipuan di sektor keuangan akan terus berkembang dan masih banyak terjadi pada tahun 2025. Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Friderica Widyasari Dewi, mengungkapkan bahwa laporan dari konsumen dan masyarakat kemungkinan masih terkait dengan fraud eksternal akibat tingginya penggunaan teknologi. Ia menekankan pentingnya edukasi mengenai kerahasiaan dan keamanan data pribadi. "Oleh karena itu, diimbau kepada konsumen dan masyarakat untuk senantiasa memahami serta menerapkan akan pentingnya menjaga kerahasiaan dan keamanan data-data pribadinya tersebut," ungkap dia, Minggu (19/1/2025). Friderica juga memperingatkan adanya potensi penipuan dengan modus penawaran investasi yang terus berkembang. Masyarakat diminta untuk waspada dan memeriksa legalitas serta validitas setiap tawaran yang diterima. "Atau selalu ingat 2L (Legal dan Logis) dan juga bisa kontak ke kontak 157. Jangan serta merta percaya dan tergiur dengan penawaran yang disampaikan," kata dia. OJK akan terus memperkuat upaya edukasi kepada masyarakat melalui berbagai saluran media dan bekerja sama dengan pemangku kepentingan lainnya dalam program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN). Masyarakat juga disarankan untuk lebih teliti dalam memeriksa informasi dan klausula dalam perjanjian produk keuangan serta menggunakan haknya untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut sebelum menggunakan layanan atau produk keuangan. "Masyarakat juga dapat menggunakan haknya untuk mendapatkan penjelasan sebelum memutuskan untuk menggunakan produk atau layanan keuangan," terangnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.