Nojorono Kudus dan UIN Sunan Kudus Tanam 1.000 Pohon untuk Lingkungan
VISI.NEWS | KUDUS - Memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia, PT Nojorono Tobacco International (Nojorono Kudus) bersama Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus menggelar aksi penanaman 1.000 bibit pohon buah pada akhir pekan kemarin. Kegiatan ini berlangsung di Kampus UIN Sunan Kudus dan melibatkan berbagai pihak, termasuk perwakilan Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (DEMA-FEBI). Lokasi penanaman yang telah ditentukan berada di Desa Karangbener dan Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.
Acara yang berlangsung dengan semangat ini juga dihadiri oleh Wakil Rektor 1 UIN Sunan Kudus, Prof. Dr. H. Ihsan, M. Ag, yang menyampaikan pentingnya kegiatan ini bagi lingkungan dan generasi mendatang. Ia mengungkapkan bahwa penanaman bibit pohon ini selaras dengan program Ekoteologi Agama yang digagas Kementerian Agama. "Kegiatan ini adalah investasi jangka panjang untuk lingkungan, yang diharapkan memberikan dampak positif yang berkelanjutan," ujar Prof. Ihsan.
Aksi penanaman pohon ini juga merupakan bagian dari komitmen PT Nojorono Tobacco International dalam mendukung keberlanjutan lingkungan. Dimas Handoko, CSR Department Head PT Nojorono, menegaskan pentingnya kesinambungan dalam kegiatan penghijauan. "Penanaman pohon ini bukan hanya simbolis, tetapi langkah nyata untuk menjaga dan menghijaukan lingkungan masyarakat sekitar. Kami ingin mendorong generasi muda untuk berperan aktif dalam pelestarian alam," tambah Dimas.
Lebih lanjut, Dimas mengungkapkan bahwa kegiatan ini membuka ruang kolaborasi antara berbagai pihak, mulai dari masyarakat hingga mahasiswa, yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. "Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian alam. Semoga aksi ini bisa menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut serta dalam melestarikan lingkungan," ucap Dimas.
Aksi penanaman pohon ini juga menyasar dua desa, Karangbener dan Ngembalrejo, yang menjadi lokasi penting dalam upaya penghijauan. Dengan target penanaman di daerah ini, diharapkan dapat memperbaiki kualitas lingkungan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat setempat. Menurut pihak UIN Sunan Kudus, kegiatan ini akan menjadi bagian dari program Ekoteologi yang terus dikembangkan oleh universitas.
Prof. Ihsan juga menambahkan bahwa kegiatan penghijauan ini sangat relevan dengan pendidikan lingkungan hidup yang diajarkan di kampus. "Kami berharap mahasiswa UIN Sunan Kudus dapat mengembangkan kepedulian terhadap alam dan menjadi agen perubahan dalam pelestarian lingkungan," tuturnya.
Sementara itu, mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini mengaku senang bisa ikut berpartisipasi dalam aksi yang bermanfaat bagi lingkungan. "Kami merasa bangga bisa ikut serta dalam kegiatan ini, karena selain bermanfaat bagi lingkungan, ini juga menjadi bentuk nyata kontribusi kami terhadap dunia," ujar salah seorang mahasiswa yang hadir dalam acara tersebut.
Sebagai penutup, Dimas Handoko kembali menekankan pentingnya aksi penghijauan sebagai langkah yang harus terus dilakukan, baik oleh perusahaan, pemerintah, maupun masyarakat. "Nojorono berharap agar aksi seperti ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, dan terus melibatkan berbagai pihak untuk menjaga dan melestarikan alam," pungkas Dimas.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!