NGO : Pasukan Israel Mengubah Rumah Sakit Indonesia di Gaza Menjadi Pangkalan Militer
“Kami menyerukan IDF untuk meninggalkan Rumah Sakit Indonesia untuk mengembalikan fungsinya sebagai rumah sakit dan pusat kesehatan bagi penduduk di utara,” kata Murad.
“Mengubah rumah sakit menjadi medan perang merupakan pelanggaran terhadap Konvensi Jenewa.”
Sehari sebelumnya, MER-C mengadakan konferensi pers di mana Murad mengatakan bahwa lokasi rumah sakit tersebut strategis sehingga memberikan akses IDF ke wilayah sekitarnya.
Murad mengatakan bahwa dia juga yakin pasukan Israel tahu bahwa mereka aman dari serangan Hamas di dalam rumah sakit tersebut, yang didanai oleh masyarakat Indonesia yang secara historis mendukung Palestina dan mendukung kemerdekaannya.
Pada awal November, militer Israel mengatakan bahwa Hamas menggunakan Rumah Sakit Indonesia “untuk menyembunyikan pusat komando dan kendali bawah tanah.”
Klaim tersebut segera dikecam oleh MER-C sebagai upaya untuk “membuat kebohongan publik,” sementara Kementerian Luar Negeri Indonesia mengatakan bahwa rumah sakit tersebut “adalah fasilitas yang dibangun oleh masyarakat Indonesia sepenuhnya untuk tujuan kemanusiaan dan untuk melayani kebutuhan medis. Rakyat Palestina di Gaza.”
Ketua MER-C pada saat itu memperingatkan bahwa tuduhan militer Israel mungkin merupakan “prasyarat untuk menyerang Rumah Sakit Indonesia di Gaza".
@mpa/arabnews
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!