Nexpage Launching Aplikasi Seluler Ringkasan Buku dalam Bahasa Indonesia
2. Kurangnya variasi konten dan judul yang menarik
Banyak buku-buku lokal yang mengadopsi nada yang lebih formal dan penyampaian gaya kuliah, membuat membaca menjadi hobi yang sangat serius. Banyak judul nonfiksi juga termasuk dalam kategori "buku teks", sehingga terkesan berat, akademis, dan monoton. Persepsi negatif ini berasal dari minat baca, khususnya judul-judul nonfiksi.
3. Tingginya biaya terjemahan buku-buku asing
Meskipun lebih banyak variasi ditemukan dalam judul-judul asing, hanya beberapa yang nyaman dibaca dalam bahasa Inggris. Buku-buku asing yang diterjemahkan juga mahal dan hanya tersedia untuk kalangan tertentu, sehingga kurang diterima secara luas.
NexPage percaya bahwa setiap orang harus memiliki kesempatan untuk mendapatkan pengetahuan dan belajar tentang budaya lain tanpa dibatasi oleh hambatan bahasa atau distribusi. Kami membayangkan sebuah dunia di mana seseorang di Amerika Serikat bisa mendapatkan ide-ide kunci dalam bahasa Inggris dari buku yang aslinya ditulis dalam bahasa Indonesia, dan seseorang di Indonesia bisa mendapatkan ide-ide kunci dalam bahasa Indonesia dari buku yang aslinya ditulis dalam bahasa Inggris, Cina, atau bahkan Korea.
NexPage menciptakan dunia ini dengan memproduksi ringkasan berkualitas tinggi dari buku-buku nonfiksi terbaik dari seluruh dunia dan menyampaikannya dalam bahasa setempat sehingga orang dapat menghemat waktu sambil membaca dalam bahasa pilihan mereka. Saat ini, produk NexPage unik di pasar, dan Indonesia tidak memiliki alternatif lain yang serupa.
Ketika orang dapat menerapkan ide-ide NexPage ke dalam kehidupan mereka, kami membantu mereka dalam perjalanan mereka untuk menjadi pembelajar seumur hidup dan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik dengan berbagi pengetahuan dan ide.
Premi langganan NexPage di Indonesia juga saat ini dibanderol dengan harga Rp35.000 untuk keanggotaan bulanan dan Rp349.000 untuk keanggotaan tahunan. Tarif yang terjangkau memungkinkan penerimaan dan adopsi yang lebih luas.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!