NasDem Ambil Sikap, Dua Kader Anggota DPR RI Dinonaktifkan
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 31 Agustus 2025 | 11:49 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Suasana politik di tubuh Partai NasDem kembali memanas setelah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem mengumumkan keputusan mengejutkan terkait pencopotan dua anggota DPR RI dari Fraksi NasDem.
Melalui siaran pers resmi yang ditandatangani Ketua Umum Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal Hermawi F. Taslim pada Minggu (31/8/2025), partai menyatakan penonaktifan terhadap Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari keanggotaan DPR RI.
Langkah ini menimbulkan banyak pertanyaan publik, terutama diumumkan secara tiba-tiba di tengah dinamika politik yang sedang bergejolak.
Dalam keterangannya, Surya Paloh menegaskan bahwa aspirasi masyarakat harus tetap menjadi acuan utama perjuangan Partai NasDem.
"Setiap langkah politik yang diambil kader tidak boleh menyimpang dari semangat kebangsaan sebagaimana termaktub dalam UUD 1945," bunyi keterangan dari surat tersebut.
NasDem menekankan bahwa perjuangan politik mereka adalah wujud kristalisasi nilai-nilai kerakyatan. Namun, dalam praktiknya, justru muncul pernyataan dari anggota DPR Fraksi NasDem yang dianggap menyinggung dan mencederai perasaan rakyat. Hal inilah yang menjadi alasan serius di balik keputusan mengejutkan tersebut.
Siaran pers itu juga menyinggung sejumlah peristiwa tragis yang belakangan terjadi di Indonesia. NasDem menyampaikan duka mendalam atas wafatnya banyak warga negara dalam beberapa kejadian terakhir. Namun, di sisi lain, pernyataan kontroversial yang dilontarkan kader justru dinilai bertolak belakang dengan empati rakyat yang sedang berduka.
Setelah mempertimbangkan situasi tersebut, DPP NasDem memutuskan menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari jabatannya sebagai anggota DPR RI dari Fraksi NasDem, berlaku mulai Senin (1/9/2025).
"Keputusan ini bukan sekadar sanksi, melainkan bentuk komitmen partai untuk tetap menjaga garis perjuangan sesuai aspirasi rakyat. Segala ucapan dan tindakan yang mencederai masyarakat tidak akan ditoleransi,” tegasnya.
Ahmad Sahroni dikenal sebagai salah satu tokoh berpengaruh di fraksi, sementara Nafa Urbach relatif baru namun menjadi sorotan karena latar belakang publik figur.
@gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!