Naik MRT Jakarta Kini Bisa Tap Kartu Visa Tanpa Tiket

Desi Rossilawati
Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:35 WIB
Bagikan
Naik MRT Jakarta Kini Bisa Tap Kartu Visa Tanpa Tiket

Ilustrasi./visi.news/owrite.

VISI.NEWS - Pengguna MRT Jakarta kini memiliki pilihan pembayaran baru dengan menggunakan kartu kredit Visa. Penumpang dapat langsung melakukan tap in menggunakan kartu Visa di gerbang stasiun tanpa perlu membeli tiket atau menggunakan kartu transportasi khusus MRT.

Fitur pembayaran tersebut hadir melalui kolaborasi PT MRT Jakarta dengan Visa dan diperkenalkan bersamaan dengan peresmian nama baru Stasiun MRT Blok A menjadi Stasiun MRT Blok A Visa, Selasa (11/8/2026).

“Jadi, kini, pengguna MRT Jakarta bisa mengakses MRT Jakarta dengan cara tap in kartu kredit Visa di gate,” kata Country Manager Visa Indonesia Vira Widiyasari dalam peresmian di Stasiun MRT Blok A Visa dikutip, Selasa (11/8/2026).

Cara Naik MRT Jakarta Pakai Kartu Visa

Dengan sistem pembayaran tersebut, pengguna MRT Jakarta dapat memanfaatkan kartu Visa yang dimiliki untuk mengakses layanan MRT. Kartu cukup ditempelkan pada gerbang masuk atau gate MRT yang telah mendukung pembayaran nirsentuh.

Metode tersebut menjadi pilihan pembayaran tambahan bagi pengguna MRT Jakarta, melengkapi sejumlah metode pembayaran yang sebelumnya telah tersedia.

Visa menyebut penerimaan kartu kredit Visa dan kartu berbasis EMV lainnya di jaringan MRT Jakarta ditujukan untuk memberikan pilihan pembayaran yang lebih cepat dan praktis.

Kehadiran metode pembayaran open-loop tersebut memungkinkan pengguna melakukan perjalanan tanpa harus membeli tiket atau memiliki kartu transportasi khusus.

Memudahkan Wisatawan Asing

Selain masyarakat yang sehari-hari menggunakan MRT Jakarta, sistem pembayaran tersebut juga ditujukan untuk memudahkan wisatawan mancanegara.

Wisatawan yang telah memiliki kartu Visa dapat menggunakannya untuk mengakses MRT Jakarta dengan metode pembayaran yang lebih familiar seperti yang diterapkan di berbagai negara.

“Tidak hanya bisa dinikmati oleh masyarakat di Indonesia, tapi tentunya juga menjadi sesuatu yang menyenangkan untuk turis karena pengalamannya jadi sama di berbagai negara,” ungkap Vira.

Menurut Vira, kemudahan pembayaran menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan sistem transportasi publik yang lebih nyaman, terhubung, dan inklusif.

Visa juga ingin mendukung mobilitas masyarakat Jakarta sekaligus memberikan pengalaman pembayaran yang lebih sederhana bagi wisatawan sejak tiba di stasiun.

4,5 Juta Penumpang MRT Jakarta pada Juni 2026

Penambahan pilihan pembayaran tersebut dilakukan di tengah tingginya mobilitas pengguna MRT Jakarta.

PT MRT Jakarta mencatat sebanyak 4,5 juta pelanggan menggunakan layanan MRT Jakarta sepanjang Juni 2026, dengan rata-rata 150.302 pelanggan per hari.

Tingginya jumlah perjalanan tersebut membuat kebutuhan terhadap sistem pembayaran yang praktis semakin penting, terutama untuk mengurangi antrean di area gerbang masuk.

Riset Visa Economic Empowerment Institute juga menunjukkan bahwa pembayaran nirsentuh dapat membantu masyarakat di kota besar menghindari antrean tiket yang selama ini menjadi salah satu hambatan dalam perjalanan sehari-hari.

“Pembayaran open-loop atau pembayaran langsung dengan kartu berstandar global tanpa tiket atau kartu khusus, menjadi bagian penting dari mobilitas perkotaan modern karena membuat transportasi publik menjadi lebih mudah diakses, dan memberikan pengalaman yang lebih nyaman dalam menggunakan transportasi publik,” ungkap Vira.

Stasiun MRT Blok A Resmi Jadi Blok A Visa

Penerapan sistem pembayaran baru tersebut diperkenalkan bersamaan dengan perubahan nama Stasiun MRT Blok A menjadi Stasiun MRT Blok A Visa.

Peresmian nama baru dilakukan pada Selasa (11/8/2026) sebagai bagian dari kolaborasi antara PT MRT Jakarta dan Visa.

Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI, Jakarta Ujang Harmawan, mengatakan pemerintah menyambut baik kolaborasi tersebut karena turut mendukung peningkatan layanan transportasi umum bagi masyarakat.

“Dengan ini kami resmikan penamaan Stasiun MRT Blok A Visa, dengan resmi dinyatakan di luncurkan atau di buka,” kata Ujang Harmawan saat peresmian.

Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat, juga mengapresiasi kolaborasi dengan Visa, khususnya dalam pengembangan layanan transportasi publik.

“Dari 100 persen kunjungan wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun lokal, sebanyak 90 persen datang ke Jakarta,” kata Tuhiyat.

Menurutnya, kemudahan pembayaran tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk memberikan pengalaman yang lebih mudah bagi masyarakat maupun wisatawan yang menggunakan MRT Jakarta.

Tuhiyat mengatakan program hak penamaan stasiun juga menunjukkan bahwa ruang publik dapat menjadi ruang kolaborasi dengan dunia usaha tanpa mengurangi fungsi utamanya sebagai fasilitas publik.

“Kami berharap agar kolaborasi kali ini menjadi awal dari berbagai inovasi lainnya yang akan memperkuat ekosistem transportasi publik di Jakarta menjadi lebih modern, inklusif, dan berorientasi kepada pelanggan,” ujarnya.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.