Musim Bencana, Perhatikan Ini Cara Membangun Rumah Kokoh

ED
Sabtu, 24 Februari 2024 | 11:17 WIB
Bagikan
Musim Bencana, Perhatikan Ini Cara Membangun Rumah Kokoh

VISI.NEWS | BANDUNG - Rumah yang tahan gempa dan angin angin puting beliung merupakan langkah penting dalam mitigasi bencana di wilayah yang rawan gempa bumi dan cuaca ekstrem. Di Indonesia, yang berada di zona tektonik aktif, membangun rumah dengan prinsip tahan gempa sangat relevan. Berikut adalah beberapa aspek yang perlu diperhatikan saat membangun rumah tahan gempa:

1. Bahan Bangunan:

Beton: Pastikan campuran beton mengikuti perbandingan yang tepat, yaitu 1 ember semen, 2 ember pasir, 3 ember kerikil, dan 0,5 liter air. Ukuran kerikil yang ideal adalah 20 mm dengan gradasi yang baik. Gunakan semen tipe 1 sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Mortar: Campuran semen, pasir, dan air harus sesuai. Volume mortar sebaiknya 1 ember semen, 4 ember pasir bersih, dan air secukupnya.

Batu Pondasi: Pondasi yang kuat sangat penting. Gunakan batu kali atau batu gunung.

2. Struktur Utama:

Desain Simetris: Rumah dengan tingkat simetris yang tinggi lebih tahan gempa.

Ketinggian Rumah: Sesuaikan dengan pedoman teknis rumah anti gempa.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.