Museum Tenun di Jembrana Bali, Menjaga Warisan Budaya dan Mendorong Pariwisata

ED
Minggu, 10 Desember 2023 | 06:34 WIB
Bagikan
Museum Tenun di Jembrana Bali, Menjaga Warisan Budaya dan Mendorong Pariwisata

VISI.NEWS | JEMBRANA - Bali merupakan salah satu destinasi wisata terpopuler di dunia. Pulau ini memiliki berbagai daya tarik, mulai dari alam, budaya, hingga kerajinan tangan. Salah satu kerajinan tangan yang menjadi ciri khas Bali adalah kain tenun tradisional, yang dikenal dengan nama endek.

Endek adalah kain tenun ikat yang memiliki motif dan warna yang beragam. Endek merupakan warisan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Bali, khususnya di Kabupaten Jembrana. Jembrana adalah kabupaten yang terletak di ujung barat pulau Bali, yang memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa.

Untuk melestarikan dan mengembangkan kain tenun tradisional, Pemerintah Kabupaten Jembrana telah membangun sebuah museum tenun yang menjadi pusat produksi dan pemasaran endek. Museum tenun ini bernama Sentra Tenun Jembrana, yang berlokasi di Jalan Sudirman, Negara, ibu kota kabupaten Jembrana.

Sentra Tenun Jembrana diresmikan pada Desember 2022 oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba. Museum ini merupakan satu-satunya pusat tenun di Bali yang juga menyediakan tempat untuk menenun kain khas Jembrana. Museum ini menampung hasil kerajinan tenun dari 62 perajin muda yang telah dilatih oleh pemerintah daerah.

Selain itu, museum ini juga menjadi pusat oleh-oleh hasil UMKM Jembrana, yang menyediakan berbagai produk turunan dari endek, seperti tas, dompet, sarung, baju, dan lain-lain. Museum ini juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti ruang pamer, ruang edukasi, ruang workshop, dan kafe.

Bupati Jembrana, I Nengah Tamba,  mengatakan bahwa museum tenun ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam melindungi kain tenun tradisional Bali, sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 79 Tahun 2018 tentang Hari Penggunaan Busana Adat Bali dan Surat Edaran Gubernur Nomor 04 Tahun 2021 Tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali / Kain Tenun Tradisional Bali.

"Museum tenun ini juga merupakan jawaban untuk produk tenun Jembrana yang masih sering terkendala pemasaran. Lokasi ini akan menampung seluruh hasil tenun perajin Jembrana. Selain itu juga diisi berbagai produk UMKM sehingga bisa menjadi pusat oleh-oleh," kata Bupati Tamba, belum lama ini.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.