Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

MUI Bedah Buku “Peran Ulama Melayu Indonesia di Cape Town”

ED
Senin, 25 Juli 2022 | 05:35 WIB
Bagikan
MUI Bedah Buku “Peran Ulama Melayu Indonesia di Cape Town”

VISI.NEWS | JAKARTA - Komisi Pengkajian dan Penelitian MUI Makassar bedah buku karya Prof Dr HM Hamdar Arraiyyah MAg, di Hotel Aston Jl Sultan Hasanuddin, Makassar, Sabtu (23/7/2022).

Adapun buku yang dikaji berjudul “Peran Ulama Melayu Indonesia di Cape Town Sejak Akhir Abad XVII-Awal Abad XX1.”

Ketua MUI Makassar Dr KH Baharuddin Abduh Shafa MA, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi atas bedah buku tersebut. Menurutnya, buku tersebut sangat menarik untuk dibahas karena tokoh yang disebutkan adalah ulama asal Sulsel Syekh Yusuf Al Makassary.

“Banyak pencerahan dan motivasi yang didapatkan ketika membicarakan ulama kharismatik ini,” kata KH Baharuddin, melansir laman MUI pusat dari muisulsel.com.

KH Hamdar Arraiyyah, mengatakan, masih banyak jejak perjuangan dan dakwah Islam Syekh Yusuf di Afrika Selatan yang harus digali.

“Buku ini ditulis dari catatan perjalanan dan hasil wawancara saya selama melakukan penelitian langsung di Cape Town Afrika Selatan,” kata Hamdar.

Dia menambahkan, “Syekh Yusuf tidak hanya sebagai ulama, tapi beliau juga diberi gelar pahlawan. Hal ini bisa dilihat rekam jejaknya dalam berdakwah dan perjuangan dalam mengusir penjajah.”

Mengenai simpang siurnya makam Syekh Yusuf, menurut Hamdar, dari hasil penelusuran dan wawancara dengan ulama di Afrika Selatan, Syekh Yusuf lahir di Gowa dan dimakamkan di Afrika Selatan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.