Momen Haru di Acara Perpisahan Sritex, Iwan Kurniawan: Karyawan adalah Aset Terbaik Kami
Dalam pidatonya, Iwan Kurniawan juga mengajak para karyawan untuk menjadikan peristiwa ini sebagai momentum introspeksi diri. Ia berharap semua yang pernah menjadi bagian dari Sritex dapat terus berkarya dan membawa nilai-nilai yang telah diajarkan perusahaan ke mana pun mereka pergi.
Suasana semakin haru ketika lagu Kenangan Terindah diputar dan dinyanyikan bersama. Banyak karyawan yang tak kuasa menahan air mata, saling bersalaman, dan berpelukan. Bahkan, Iwan Kurniawan terlihat beberapa kali menyeka air matanya saat menyanyikan lagu tersebut bersama ribuan karyawan.
Pelunasan Gaji dan Hak Karyawan
Di tengah suasana haru, beberapa karyawan sempat meneriakkan tuntutan mengenai gaji yang belum dibayarkan. Hal ini langsung ditanggapi oleh Direktur Umum Sritex, Supartodi, yang memastikan bahwa proses pencairan dana sedang berlangsung.
Iwan Kurniawan juga menegaskan bahwa semua hak karyawan akan dipenuhi sesuai aturan. Menurutnya, pihak manajemen telah berkoordinasi dengan kurator untuk memastikan bahwa setiap karyawan menerima hak mereka sebelum benar-benar meninggalkan perusahaan.
Dampak Penutupan Sritex bagi Industri Tekstil Indonesia
Sebagai salah satu perusahaan tekstil terbesar di Indonesia, penutupan Sritex tentu memiliki dampak besar, tidak hanya bagi karyawannya tetapi juga bagi industri tekstil nasional.
Sejak berdiri pada tahun 1966, Sritex telah menjadi pemain utama dalam industri tekstil, memproduksi berbagai jenis kain, pakaian militer, hingga seragam resmi untuk berbagai negara. Penutupan ini menandakan tantangan besar yang dihadapi sektor tekstil di tengah perubahan ekonomi global.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!