MOM dan ILO Gelar Dialog Global Pertama untuk Pengukuran Kerja Platform Digital secara Internasional
Singapura menjadi salah satu negara pertama di dunia yang secara konsisten melakukan survei nasional tahunan terkait kerja platform sejak 2016. Dari tahun 2016 hingga 2024, jumlah pekerja platform yang memilih pekerjaan ini sebagai pekerjaan utama meningkat rata-rata 7% per tahun. Di saat yang sama, jumlah pekerja yang mengalami tantangan dalam kerja platform menurun drastis dari 71% pada 2017 menjadi hanya 18% pada 2024. Hasil survei ini turut mendasari lahirnya Platform Workers Act, yang memberikan perlindungan hukum bagi para pekerja platform.
Undang-undang tersebut dirumuskan melalui pendekatan tripartit khas Singapura antara serikat pekerja, pengusaha, dan pemerintah—bekerja sama dengan Kongres Serikat Pekerja Nasional (NTUC) dan Federasi Pengusaha Nasional Singapura (SNEF). Inisiatif ini menunjukkan pentingnya kolaborasi multilateral dalam merespons tantangan dunia kerja modern.
Pada Konferensi Internasional Statistik Ketenagakerjaan ke-21 tahun 2023, MOM dan ILO menerbitkan working paper yang menyoroti tantangan pengukuran kerja platform dan menyerukan standarisasi konsep dan metode statistik. Hal ini mendorong terbentuknya kelompok ahli kerja platform digital yang kini melanjutkan diskusi dalam forum Global Dialogue hari ini.
Dialog Global ini bertujuan untuk:
- Menekankan pentingnya data yang lebih baik untuk memperkuat perlindungan hukum bagi pekerja platform;
- Mendukung pengembangan statistik yang selaras secara internasional agar memungkinkan perbandingan dan pembelajaran global; dan
- Mendorong kolaborasi internasional dalam membentuk masa depan kerja platform digital.
Ng Chee Khern, Sekretaris Tetap MOM Singapura, menyatakan, “Pekerjaan platform digital berkembang sangat cepat. Karena itu, standar pengukuran internasional harus mengikuti perkembangan ini untuk mendukung kebijakan berbasis bukti. Kami memulai survei nasional sejak 2016 dan hasilnya sangat krusial dalam pengesahan Platform Workers Act. Ke depan, penting juga bagi kita untuk mulai memantau pekerjaan platform berkeahlian tinggi, sebagaimana kita pernah lakukan lebih awal terhadap pengemudi dan kurir satu dekade lalu.”
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!