Misbakhun Soroti Data Desil, Pemerintah Perbaiki DTSEN
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun./visi.news/ist.
VISI.NEWS - Pemerintah tengah memperbaiki Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk mengukur ulang parameter yang digunakan untuk menentukan kondisi sosial ekonomi masyarakat.
Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengatakan pembenahan tersebut dilakukan di tengah sorotan terhadap akurasi data desil yang menjadi salah satu dasar penentuan penerima berbagai program perlindungan sosial.
"Pemerintah kan ingin memperbaiki dengan DTSEN. Dari DTSEN itu nanti perbaikan-perbaikan itu akan dilakukan dan parameter-parameter sedang diukur ulang supaya lebih mengenal, lebih tepat," ujar Misbakhun di Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2026).
Menurut Misbakhun, pembenahan data diperlukan agar kebijakan pemerintah, khususnya subsidi, perlindungan sosial, dan bantuan sosial (bansos), dapat diberikan kepada masyarakat yang tepat sasaran.
Ia mengatakan pemerintah juga tengah melakukan sensus ekonomi secara lebih detail. Proses tersebut mencakup kalibrasi ulang terhadap baseline Produk Domestik Bruto (PDB).
"Makanya, sekarang pemerintah sangat detail dalam hal melakukan sensus ekonomi. Itu yang sedang dijalankan, termasuk baseline PDB-nya sedang dikalibrasi ulang," katanya.
Misbakhun menjelaskan, data desil menjadi perhatian karena selama ini digunakan sebagai salah satu tolok ukur dalam menentukan masyarakat yang masuk kategori penerima perlindungan sosial.
Menurutnya, akurasi data diperlukan agar anggaran negara yang dialokasikan untuk berbagai program perlindungan sosial dapat diterima oleh masyarakat yang sesuai dengan kriteria.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!