Minat Naik, Penumpang KA Malang Raya Tumbuh 7 Persen
ED
Editor
M Purnama Alam
Kamis, 5 Februari 2026 | 20:13 WIB
VISI.NEWS | SURABAYA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat peningkatan signifikan volume angkutan penumpang sepanjang tahun 2025 dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian ini menegaskan tren positif minat masyarakat menggunakan moda transportasi kereta api, khususnya di wilayah Malang Raya.
Sepanjang tahun 2025, jumlah penumpang kereta api di Kota dan Kabupaten Malang mencapai 1.243.974 pelanggan. Angka tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 1.158.666 pelanggan, atau tumbuh sekitar 7 persen secara tahunan.
Peningkatan ini didukung oleh peran lima stasiun utama di wilayah Malang Raya, yakni Stasiun Malang, Stasiun Malang Kota Lama, Stasiun Lawang, Stasiun Kepanjen, dan Stasiun Sumberpucung. Kelima stasiun tersebut menjadi simpul penting mobilitas masyarakat menuju berbagai kota besar di Indonesia.
Konektivitas yang dilayani mencakup rute strategis menuju Yogyakarta, Surabaya, Bandung, Banyuwangi, hingga Jakarta. Hal ini menjadikan Malang Raya sebagai wilayah dengan akses transportasi kereta api yang semakin diminati, baik untuk perjalanan wisata, bisnis, maupun kebutuhan harian.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyampaikan bahwa karakteristik Malang Raya sebagai destinasi unggulan pariwisata Jawa Timur turut mendorong peningkatan jumlah penumpang. Wisata alam dan pegunungan menjadi daya tarik utama yang meningkatkan mobilitas masyarakat dan wisatawan.
Selain faktor pariwisata, Mahendro menilai pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan publik yang semakin kuat terhadap layanan kereta api. Menurutnya, KAI terus berupaya menjaga kualitas layanan agar tetap menjadi pilihan utama masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Malang Raya yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi. Capaian di tahun 2025 ini menjadi motivasi bagi kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada tahun 2026,” ujar Mahendro.
Ia menambahkan, peningkatan volume penumpang juga ditopang oleh berbagai pembenahan layanan, mulai dari peningkatan fasilitas stasiun, keandalan operasional perjalanan, kenyamanan sarana dan prasarana, hingga pelayanan pelanggan yang semakin optimal.
Ke depan, KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk terus melakukan inovasi dan evaluasi layanan. Upaya ini ditujukan untuk menghadirkan transportasi publik yang andal, aman, berkelanjutan, serta mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Malang Raya yang terus berkembang.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!