Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026 Kejagung Geledah Rumah Don Ritto di Bandung Terkait Kasus TPPU 5 Aug 2026 Alokasi Anggaran Revitalisasi Sekolah di Sukabumi Rp 154 Miliar 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026 6 Aug 2026 Ombudsman RI Nilai Homecare Perkuat Pelayanan Kesehatan di Jember 5 Aug 2026 Festival Suara Nusantara Hadir di Jabar, Ajak Generasi Muda Lestarikan Cerita Rakyat 5 Aug 2026 Enam Buah yang Baik untuk Menjaga Kesehatan Usus 5 Aug 2026 Persib Tak Gelar Konvoi Jika Jadi Juara Piala Presiden 2026 5 Aug 2026 PT BDS Pastikan Pembayaran Piutang Vendor Lewat Proses Hukum 5 Aug 2026 Kejagung Geledah Rumah Don Ritto di Bandung Terkait Kasus TPPU 5 Aug 2026 Alokasi Anggaran Revitalisasi Sekolah di Sukabumi Rp 154 Miliar 5 Aug 2026

Mesin yang Dianggap Mustahil yang Diramalkan Albert Einstein Jadi Kenyataan

ED
Kamis, 20 Juni 2024 | 16:15 WIB
Bagikan
Mesin yang Dianggap Mustahil yang Diramalkan Albert Einstein Jadi Kenyataan

VISI.NEWS | BANDUNG - Hampir seabad yang lalu, ilmuwan Albert Einstein meramalkan mesin proton yang dianggap mustahil. Kini, para ahli di perusahaan teknologi dirgantara RocketStar telah berhasil mewujudkannya. Mesin ini tidak menggunakan bahan bakar konvensional, melainkan kandungan nuklir. Dikenal sebagai FireStar, mesin proton menggunakan plasma berdenyut dan mampu memberikan impuls sekitar 30.000 detik, sepuluh kali lipat lebih tinggi daripada mesin roket kimia. Keberhasilan ini merupakan langkah maju dalam sistem propulsi berkelanjutan untuk pesawat luar angkasa.

Mesin proton, juga dikenal sebagai mesin roket berbasis nuklir, bekerja dengan prinsip dasar reaksi nuklir. Berikut adalah langkah-langkah utamanya: Fusi Nuklir: Mesin proton menggunakan reaksi fusi nuklir antara isotop hidrogen (biasanya deuterium) untuk menghasilkan energi. Deuterium adalah isotop hidrogen yang memiliki satu proton dan satu neutron. Plasma: Di dalam mesin, deuterium dipanaskan hingga suhu sangat tinggi (jutaan derajat Celsius). Pada suhu ini, deuterium berubah menjadi plasma, yaitu gas yang terionisasi. Reaksi Fusi: Dalam plasma, deuterium berfusi menjadi helium-3 (He-3) dan proton. Reaksi ini melepaskan energi yang sangat besar menurut persamaan massa-energi Einstein, E=mc2. Pendorong: Energi yang dihasilkan dari reaksi fusi digunakan untuk mempercepat proton (dari reaksi fusi) ke kecepatan tinggi. Proton ini bertindak sebagai pendorong (propellant) untuk mesin roket. Keluaran: Proton yang dipercepat keluar dari mesin dengan kecepatan tinggi, menghasilkan impuls yang mendorong roket maju.Mesin proton menawarkan keuntungan berupa impuls yang jauh lebih tinggi daripada mesin roket kimia konvensional. Namun, tantangan utamanya adalah mengendalikan reaksi nuklir dan memastikan keselamatan serta efisiensi. @shintadewip

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.