Merek Sirup Legendaris yang Eksis Sejak Zaman Kolonial
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 17 Maret 2025 | 02:12 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Minat masyarakat Indonesia terhadap sirup ternyata sudah berlangsung sejak zaman kolonial. Beberapa merek sirup bahkan telah ada sejak lebih dari satu abad lalu, dimulai dari pengaruh budaya kuliner Belanda di Tanah Air.
Menjelang Ramadan dan Idul Fitri, permintaan sirup melonjak karena rasanya yang manis dan segar saat dijadikan campuran es. Namun, tahukah Anda bahwa beberapa merek sirup populer di Indonesia ternyata sudah diproduksi sejak zaman Hindia Belanda?
Berikut adalah lima merek sirup tertua di Indonesia yang masih eksis hingga kini:
1. Siropen (1923)
Sirup tertua di Indonesia ini berasal dari Surabaya dan awalnya bernama Pabrik Limoen JC Drongelen & Hellfach. Didirikan oleh pengusaha Belanda JC Drongelen, sirup ini dulunya menjadi sajian eksklusif di rumah-rumah orang Eropa, restoran, dan hotel. Setelah melalui masa nasionalisasi oleh pemerintah Indonesia, Siropen tetap bertahan hingga kini.
2. Tjampolay (1936)
Sirup khas Cirebon ini didirikan oleh Tan Tjek Tjiu, yang terinspirasi dari mimpinya tentang sirup. Nama Tjampolay berasal dari buah lokal yang menjadi bahan baku utama sirup ini. Hingga kini, Tjampolay masih banyak ditemukan di supermarket dan swalayan.
3. Sarang Sari (1934)
Sirup ini dibuat oleh pengusaha Belanda De Wed Bilsma dan terkenal karena bahan bakunya yang menggunakan gula batu. Varian rasa Sarang Sari, seperti frambozen, vanili, dan pisang ambon, awalnya disesuaikan dengan selera orang Belanda. Meski tidak semudah dulu ditemukan, sirup ini masih diproduksi dan dijual di beberapa toko tertentu.
4. Kawista (1925)
Sirup berbahan dasar buah kawista ini dikenal dengan julukan 'Cola van Java' karena rasanya yang unik, perpaduan antara manis dan asam. Diproduksi pertama kali di Rembang, sirup ini berkembang menjadi dua merek utama: Kawista Dewasa Burung (1952) dan Kawista Sonaya yang diproduksi oleh UMKM.
5. Marjan (1975)
Marjan identik dengan bulan Ramadan dan telah hadir selama 50 tahun. Didirikan oleh M. Saleh Kurnia melalui PT Suba Indah, awalnya perusahaan ini bergerak di industri susu sebelum beralih ke produksi sirup. Marjan berkembang pesat dan menjadi merek sirup paling populer di Indonesia.
Sirup-sirup ini bukan hanya sekadar minuman, tetapi juga bagian dari sejarah kuliner Indonesia yang masih bertahan dari generasi ke generasi. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!