"Meraih Asa Tanpa Putus Asa" Atal: Cermin yang Bagus untuk Berkaca
Dalam periode itu, Oesodo terpilih sebagai Ketua PWI Unit Jakarta Utara dan menjadi saksi mata dalam peristiwa berdaarah Tanjung Priok 1984. "Semua terekam oleh mata, telinga dan otak saya," katanya dalam sesi tanya jawab.
Dengan semangat menggebu untuk membuat reportase, walaupun diderah rasa lelah, karena semalaman tidak tidur, dia berangkat ke kantornya di Jalan Sangaji 11, Jakarta Pusat.
Namun laporan yang dia banggakan, karena eksklusif dan membuat jantungnya berdegub kencang ternyata tidak muncul di koran keesokan hari. "Semua surat kabar dilarang memberitakan," ujar.
Dunia Usaha
Oesodo kemudian terjun dalam dunia usaha dan berhasil membangun bisnis. Namun, dalam perjalanan terjadi kudeta di perusahaannya, terutama ketika dia lebih fokus mengikuti pemilihan bupati Ngawi tahun 2005.
Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Usahanya bankrut dan gagal pula dalam pemilihan bupati. Dia baru bisa bangkit lagi setelah berjuang sekitar 10 tahun.
Kolaborasi Jawa - Batak
Oesodo menikah dengan gadis Batak Karo Ertina Purba yg bekerja di kantor walikota Jakarta Utara setelah masa pacaran delapan tahun.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!