Menteri Abdul Karding Ajak Praja IPDN Ganti Hashtag #KaburAjaDulu Jadi Hastag jadi #KerjaSajaDuludiLuarNegeri
Asta cita kedua yakni terkait memperkuat pembangunan SDM (Sumber Daya Manusia), science, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender serta penguatan peran perempuan, pemuda dan penyandang disabilitas dalam artian semua pekerja migran Indonesia harus dibekali dengan soft skill dan skill agar dia bisa bermanfaat dan produktif di negara orang.
Asta cita lainnya yakni membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.
Sementara itu, Rektor IPDN Prof. Hadi Prabowo, mengatakan bahwa kegiatan ini dapat memberikan wawasan yang mendalam kepada praja mengenai bagaimana pemerintah berupaya memberikan perlindungan yang komprehensif bagi pekerja migran Indonesia, termasuk kebijakan yang berkaitan dengan pemberdayaan, peningkatan keterampilan serta perbaikan regulasi yang mendukung hak-hak mereka.
"Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah pekerja migran yang besar memiliki tanggung jawab dalam memastikan kesejahteraan, perlindungan serta hak-hak para pekerja migran di luar negeri," kata Rektor IPDN.
Oleh karena itulah, lanjut Rektor Hadi Prabowo, pemahaman terhadap arah kebijakan perlindungan pekerja migran menjadi sangat penting terutama bagi semua yang berperan aktif dalam sistem pemerintahan di masa depan.
Pada kesempatan ini pula Rektor IPDN menganugerahkan tanda penghargaan Kartika Astha Brata Utama dan Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan kepada Abdul Kadir atas dedikasinya dalam pemberdayaan Alumni IPDN dengan menempatkan pada beberapa posisi strategis di Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia/BP2MI. @kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!