Mentan Sebut Musim El Nino Gorila Sangat Dahsyat : Tekan Impor Sekarang Juga !
Menteri Pertanian menyebutkan bahwa dulu swasembada pangan, untuk meningkatkan mutu produksi pertanian itu, kemudian Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jawa Barat mengusulkan ke Menteri Pertanian meminta ada peningkatan irigasi tersier. Menteri Pertanian pun berencana untuk memenuhinya.
Ia mengatakan turun langsung ke lapangan itu, untuk mengetahui apa masalah pertanian.
"Apa tujuan kami turun ke pelosok. Itu ingin kami pastikan, apa masalahnya dan kami beri solusi kepada petani Indonesia. Jadi apa masalahnya petani kita. Ayo kita cari solusi. Itu tujuan kita turun ke lapangan," ujarnya.
"Dulu swasembada, ya kita-kita yang mengerjakan. Masa sekarang enggak bisa," tambahnya.
Menteri Andi mengatakan dalam berjuang tidak ada kata tua. Sekarang ini, kata dia, untuk menarik petani milenial dan generasi Z, itu menggunakan alat mesin pertanian.
"Transformasi pertanian tradisional menuju modern. Di antaranya, tersedianya alat mesin pertanian combine harvester dan alat mesin pertanian lainnya," katanya.
Ia pun mengungkapkan bahwa pemerintah menyediakan stok pupuk untuk para petani. "KTP bisa digunakan untuk menebus pupuk. Jangan sampai mempersulit petani. Sebab, kalau petani berteriak, produksi turun. Itu pasti. Kalau petani berteriak minta pupuk, berarti ada masalah, produksi turun berikutnya. Nah kalau ada teriakan petani, kita langsung dengar. Makanya, aku rajin turun ke lapangan," pungkasnya. @gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!