Mensos Targetkan 3.310 Warga Bogor Keluar dari Kemiskinan
VISI.NEWS | BOGOR - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menargetkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) melakukan graduasi pada 3.310 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Bogor sehingga berdaya dan keluar dari garis kemiskinan.
"Kalau kita punya 331 pendamping PKH, dikali sepuluh, maka ada 3.310 KPM minimal dia harus graduasi. Dari susah menjadi orang yang lebih bahagia, " ujar Gus Ipul dikutip dari laman resmi Mensos, Minggu (9/2/2025).
Gus Ipul mengatakan KPM yang sehat dan produktif harus berpindah ke program pemberdayaan supaya bisa menjadi keluarga yang lebih mandiri.
Ia menegaskan, bahwa semakin banyak KPM graduasi atau lulus dari program PKH, maka semakin sukses kinerja pendamping PKH dan sebaliknya.
"Jangan sampai penerima PKH ada yang 10 sampai 15 tahun, itu namanya bukan program, itu namanya menikmati," kata Gus Ipul.
Kemensos dalam program pemberantasan kemiskinan di Kabupaten Bogor telah menggelontorkan bantuan sosial (Bansos) sebesar Rp1,2 triliun pada 405.848 KPM tiap tahun. Dengan anggaran tertinggi yakni Rp867 miliar Program Sembako dan Rp387 miliar Program PKH. Data tersebut menjadikan PKH dan Program Sembako sebagai program paling strategis dalam pemberantasan kemiskinan di Kabupaten Bogor.
Menurut Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo mengatakan, ujung tombak pelaksanaan program pemberantasan kemiskinam Kemensos adalah para pilar sosial, seperti pendamping PKH. Baik-buruknya Kemensos di tengah masyarakat ditampilkan oleh wajah para pilar. Oleh karena itu, para pilar sosial harus optimal dalam menyukseskan program Kemensos di masyarakat.
"Tugas kita adalah mengubah mindset masyarakat supaya mereka bisa hijrah, mau berpindah yang selama ini menerima Bansos, harus kita berdayakan, supaya masyarakat kita bisa mandiri, dan bisa berproduksi, (sehingga) masyarakat bisa tersenyum gemuyu seperti yang dicita-citakan Bapak Presiden Prabowo Subianto," Kata Agus Jabo dikutip dari laman resmi Mensos, Minggu (9/2/2025).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!