Menkes Pastikan Cek Kesehatan Gratis untuk Siswa di Setiap Tahun Ajaran Baru

Desi Rossilawati
Minggu, 2 Februari 2025 | 19:08 WIB
Bagikan
Menkes Pastikan Cek Kesehatan Gratis untuk Siswa di Setiap Tahun Ajaran Baru
VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan seluruh siswa SD, SMP, dan SMA akan mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis setiap awal tahun ajaran baru. Pemeriksaan ini akan dilakukan langsung di sekolah masing-masing. "Anak-anak (sekolah) dilakukan pada saat masuk kelas di sekolah mereka. Jadi, setiap tahun ajaran baru. Buat kita lebih efektif untuk melakukan cek kesehatan gratisnya," ujar Budi, Minggu (2/2/2025). Program ini merupakan bagian dari kebijakan besar pemerintah dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menyasar 280 juta penduduk Indonesia. Bagi kelompok usia sekolah (7-17 tahun), cek kesehatan akan dilaksanakan di 250 ribu sekolah yang mencakup 56 juta siswa. Menurut Budi, jenis pemeriksaan kesehatan akan berbeda sesuai jenjang pendidikan:
  • SD: 11 jenis tes
  • SMP: 13 jenis tes, termasuk deteksi thalasemia
  • SMA: 12 jenis tes
Beberapa pemeriksaan yang dilakukan antara lain terkait obesitas, kesehatan gigi dan mulut, diabetes, serta kesehatan mental. Budi menyoroti pentingnya pemeriksaan kesehatan mental karena survei kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan bahwa satu dari sepuluh orang Indonesia memiliki masalah kesehatan mental, termasuk anak-anak. "Jadi kalau ada 280 juta, artinya kan ada 28 juta masyarakat di Indonesia yang memiliki kesehatan mental. Lucunya adalah screeningnya nggak pernah dilakukan. Jadi orang nggak tahu kalau dia punya masalah kesehatan mental," kata Budi. Gangguan mental pada anak sering kali dipicu oleh perundungan dan kekerasan seksual yang tidak disadari oleh orang tua maupun anak itu sendiri. "Kadang-kadang orang tuanya nggak tahu, anaknya sendiri (juga) nggak tahu. Itu sebabnya mulai tahun ini kita akan lakukan screening," pungkasnya. "Screening kesehatan jiwa ini nggak pernah dilakukan. Tapi begitu kita lihat survei tahun lalu 28 juta orang itu punya masalah kesehatan jiwa, itu kita lakukan," sambungnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.