Menjadi Orang Tua Bijak Dalam Sudut Pandang Islam

ED
Senin, 7 Maret 2022 | 06:46 WIB
Bagikan
Menjadi Orang Tua Bijak Dalam Sudut Pandang Islam

VISI.NEWS | BANDUNG - Masih ada orang tua yang kurang puas dengan kesuksesan anaknya karena terobsesi dengan angan yang jauh lebih tinggi dari kenyataan dan kurang bijak dalam merangkai dan menterjemahkan permasalahan yang ada pada anak sehingga kontradiksi dengan solusi yang tepat.

Secara kodrati orang tua memiliki peran dominan terhadap anaknya yang merupakan amanat dan akan dipertanggungjawabkan dihadapan Allah kelak.

Keluarga merupakan "sekolah" tempat pendidikan pertama sebagai pusat untuk membentuk kebiasaan, mencari pengetahuan dan pengalaman.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah Ra., sesungguhnya Nabi Saw. bersabda,

مِنْ حَقِّ الْوَلَدِ عَلَى الْوَالِدِ ثَلَاثَةُ أَشْيَاءَ: أَنْ يُحْسِنَ اِسْمَهُ إِذَا وُلِدَ، وَيُعَلِّمَهُ الْكِتَابَ إِذَا عَقَلَ، وَيُزَوِّجَهُ إِذَا أَدْرَكَ.

“Hak anak dari orang tuanya ada tiga, (yaitu) diberikan nama yang baik ketika lahir, diajarkan Al-Qur’an ketika sudah berakal ( tamyiz), dan menikahkanya ketika sudah menemukan".

Dari hadis ini dijelaskan bahwa kewajiban orang tua meliputi keseluruhan dari kebutuhan anak baik secara fisik maupun psikologis anak, terutama orang tua harus sejak awal membangun karakter anak menjadi manusia yang lebih dekat dengan agama. Bukan hanya selalu memberikan tekanan pada masalah prestasi dan tujuan kita sebagai orang tua.

Orang tua tidak hanya sekedar menasehati, memerintah atau bahkan hanya membentak dan menyalahkan tetapi yang paling efektif adalah memberikan keteladanan dan pembiasaan terhadap kebaikan-kebaikan. Sejak awal anak diajarkan untuk bisa menerapkan syariat, karena jika terlambat, kelak penyesalan yang didapat.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.