Menhan AS Hegseth Pangkas Jajaran Jenderal, Serukan Militer yang Lebih Efisien
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 6 Mei 2025 | 21:45 WIB
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Pemerintahan Presiden Donald Trump kembali membuat gebrakan di tubuh militer. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth memerintahkan pengurangan minimal 20 persen jenderal dan laksamana bintang empat, serta pengurangan tambahan terhadap perwira tinggi lainnya. Langkah ini diumumkan melalui memo resmi dari Pentagon pada Senin (5/5/2025), menandai upaya merampingkan struktur komando militer AS.
Memo tersebut menekankan perlunya penghapusan struktur kepemimpinan yang dinilai terlalu gemuk untuk meningkatkan efisiensi dan kesiapan strategis.
Per Maret 2025, tercatat ada 817 jenderal dan laksamana aktif dalam militer AS. Dari jumlah tersebut, 38 di antaranya merupakan jenderal bintang empat, pangkat tertinggi dalam struktur militer Amerika Serikat. Pemangkasan juga akan menyasar perwira di Garda Nasional serta menargetkan 10 persen pengurangan tambahan di semua matra.
Hegseth menyebut proses ini dilakukan secara bertahap, bekerja sama dengan Kepala Staf Gabungan. Ia membandingkan dengan era Perang Dunia II, ketika militer AS memiliki kekuatan lebih besar secara keseluruhan, namun jauh lebih ramping dalam hal jumlah perwira tinggi.
Langkah ini menambah daftar panjang pemecatan pejabat tinggi militer sejak Trump kembali menjabat Januari lalu. Dalam beberapa bulan terakhir, Trump telah mencopot Kepala Staf Gabungan Jenderal CQ Brown, serta beberapa jenderal dan pejabat senior lainnya, termasuk yang bertugas di NATO dan Badan Keamanan Nasional.
Sementara pihak Gedung Putih menilai langkah ini sebagai upaya reformasi kelembagaan, sejumlah legislator Demokrat memperingatkan adanya potensi politisasi militer yang selama ini dijaga netralitasnya.
Pentagon juga mengumumkan rencana pemangkasan pegawai sipil sebesar lima persen, sebagai bagian dari kebijakan efisiensi menyeluruh. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!