Menhan AS Dituding Bocorkan Info Rahasia ke Grup Chat Keluarga
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 21 April 2025 | 21:15 WIB
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, lagi-lagi jadi sorotan setelah disebut membagikan informasi sensitif soal rencana serangan udara ke Yaman lewat aplikasi perpesanan Signal. Anehnya, informasi itu dibagikan ke grup pribadi yang berisi istrinya, saudara laki-lakinya, dan pengacaranya. Hal ini dilaporkan oleh New York Times pada Minggu (20/4/2025).
Ini bukan pertama kalinya Hegseth terlibat dalam kasus kebocoran data militer. Sebelumnya, The Atlantic mengungkap bahwa editor mereka sempat dimasukkan ke dalam grup Signal yang membahas operasi militer terhadap kelompok Houthi di Yaman. Grup itu melibatkan Hegseth dan Penasihat Keamanan Nasional, Mike Waltz.
Informasi yang dibocorkan termasuk jadwal terbang jet tempur F/A-18 Hornet dalam serangan yang terjadi pada 15 Maret lalu. Bedanya, kali ini Hegseth sendiri yang membuat grup chat-nya, berbeda dengan insiden sebelumnya yang disebut sebagai kesalahan teknis.
Dalam grup tersebut, selain sang istri yang merupakan mantan produser Fox News, juga ada saudara laki-lakinya serta Tim Parlatore, pengacaranya yang diketahui juga punya peran di Pentagon.
Hingga kini, pihak Pentagon belum memberikan tanggapan. Sementara itu, Presiden Donald Trump disebut tetap mendukung orang-orang terdekatnya dan enggan mengambil tindakan tegas, meski kebocoran ini menuai kritik. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!