Menggerakkan Dunia Menuju Transportasi yang Lebih Bersih
VISI.NEWS | BANDUNG - Sektor transportasi merupakan salah satu penyumbang emisi terbesar di dunia, yang bertanggung jawab atas tingkat emisi CO2 dan gas rumah kaca lainnya yang signifikan.
Di negara-negara maju, emisi CO2 dari sektor transportasi mencapai sekitar 30 persen dari total emisi, sementara secara global, sektor ini menyumbang sekitar 23 persen.
Mengatasi jejak karbon dari transportasi sangat penting untuk mencapai target membatasi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri.
Upaya dekarbonisasi sektor transportasi dapat dilakukan dengan beralih ke teknologi rendah karbon, menggunakan kendaraan listrik, dan berinvestasi pada infrastruktur transportasi umum.
Dekarbonisasi sektor transportasi yang efektif dapat melibatkan kota-kota yang mempromosikan penggunaan moda transportasi nol karbon dalam skala besar seperti bersepeda, kata Associate Professor Dorina Pojani dari University of Queensland.
"Keterlibatan publik dalam proses pengambilan keputusan mengenai sepeda dapat menentukan baik buruknya kebijakan dan investasi sepeda. Proses perencanaan tidak boleh didominasi oleh pengemudi yang tidak suka bersepeda atau pengendara sepeda yang sangat berpengalaman."
Solusi lainnya adalah meminimalkan jarak tempuh perjalanan bagi masyarakat melalui strategi pembangunan yang berorientasi pada transportasi, kata Dr Shalini Rankavat dari Shiv Nadar Institution of Eminence di India.
"Insentif dan disinsentif, pada akhirnya, hanyalah bagian dari solusi. Pada akhirnya, keputusan untuk menggunakan mobil, sepeda atau transportasi umum melibatkan perubahan perilaku individu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!